28 Candi dan Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Lengkap Beserta Gambarnya

oleh -730 views
Stupa Candi Borobudur (google.com)

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno – Kerajaan Mataram Kuno termasuk ke dalam jajaran kerajaan yang besar. Peninggalan-peninggalannya yang tersebar banyak menjadi bukti bahwa luasnya persebaran wilayah Mataram Kuno. Kerajaan ini merupakan kerajaan yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Pada daerah tersebut berdiri Kraton Yogyakarta dan Kraton Solo yang merupakan kerajaan yang berasal dari Kerajaan Mataram Kuno pula.


Benda-benda Peninggalan tersebut antara lain adalah candi dan prasasti. Namun tidak semua candi dan prasasti penginggalan Kerajaan Mataram Kuno dapat kita temukan sekarang. Hal ini karena benda dan bangunan tersebut sudah banyak yang rusak, hilang, hancur atau bahkan dicuri. Namun masih ada beberapa candi dan prasasti peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang masih bisa lihat hingga sekarang. Berikut adalah beberapa benda peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang masih kita bisa kita jumpai.

Candi Hindu Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

  1. Candi Bima

 (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Candi Bima merupakan sebuah candi yang didesain dengan arsitektur yang tidak biasa. Bangunan ini memiliki pintu masuk yang berada pada sisi timur candi. Hal tersebut sangat berbeda dibanding kebanyakan candi yang ada di Indonesia. Selain itu, bagian atas candi ini bentuknya dibuat mirip seperti atap candi di India dengan bentuk segitiga dan pucuk yang tumpul. Ciri khas yang lainnya adalah pada bagian atap terdapat relief berbentuk kepala yang diberu naam Kudu. Candi Bima berada di bagian paling selatan dalam kompleks Percandian Dieng yang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

  1. Candi Gatotkaca

Candi Gatotkaca (wisatajateng.com)

Candi Gatotokaca berada pada kompleks Percandian Arjuna pada bagian sebelah barat. Lokasi Kompleks Percandian Arjuna berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Julukan Candi Gatotkaca berasal dari sebutan masyarakat yang tinggal di sekitar candi.

  1. Candi Dwarawati

Candi Dwarawati (yacob-ivan.blogspot.com)

Candi Dwarwati ini sekilas mirip seperti Candi Gatotkaca yang memiliki bentuk bangunan persegi. Seperti halnya Candi Gatotkaca, pada candi ini juga terdapat lubang jendela dan pintu pada stiap sisinya. Nama Dwarawati diambil dari nama kerajaan Dwarawati di India.

Karena berada pada tempat yang terpencil, candi ini tidak begitu terkenal di kalangan wisatawan. Letaknya di lereng Gunung Prahu, Desa Dieng, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

  1. Candi Arjuna

Candi Arjuna (pegipegi.com)

Selanjutnya, ialah Candi Arjuna yang merupakan bangunan utama yang berda padsa Kompleks Percandian Arjuna. Kompleks Percandian ini terlihat sperti Kompleks Percandian Gedong Songo. Candi ini berbentuk persegi dengan luas alas sebesar 4 meter persegi dan tinggi kira-kira 1 meter. Pada pintu candi ini terdapat sebuah bagian seperti bilik yang menonjol keluar sepanjang 1 meter.

  1. Candi Semar

Candi Semar (sikattour.blogspot.com)

Candi Semar juga berada dalam Kompleks Percandian Arjuna. Candi ini terletak berhadapan dengan Candi Arjuna Tidak seperti Candi Arjuna, bentuk bangunan Candi Semar adalah seperti balaok dengan alas berbentuk persegi panjang.

  1. Candi Puntadewa

Candi Puntadewa (indonesiakaya.com)

Candi yang kali ini memiliki keunikan tersendiri. Candi Puntadewa ini mempunyai bagian dasar yang tingginya mencapai 2,5 meter. Jika dibadingkan dengan candi lainnya pada Kompleks Percandian Arjuna bangunan candi ini adalah yang paling tinggi sehingga terlihat lebih besar. Namun sebenarnya ukurannya hampir sama seperti candi-candi lainnya.

Pada bagian atas candi terdapat sebuah relung yang kemungkinan dahulu dipakai sebagai tempat unutk menaruh arca. Bagian puncak candi ini sudah hilang sehingga sudah tidak diketahui lagi wujud sebenarnya. Karena memiliki dasar yang tinggi candi memilki tangga yang dilengkapi dengan tepi yang menonjol.

  1. Candi Sembrada

Candi Sembadra (diengjawatrip.com)

Selanjutnya, ada Candi Sembadra yang berada pada urutan kelima pada Kompleks Percandian Arjuna atau terletak pada bagian paling selatan kompleks percandian. Jika diperhatikan, banguan candi ini mrip seperti Candi Puntadewa. Hanya saja bagian dasar candi tingginya cuma 50 centimeter.

  1. Candi Srikandi

Candi Srikandi (myridemyadventure.blogspot.co.id)

Candi Srikandi terletak di antara Candi Puntadewa dan Candi Arjuna. Candi ini mempunai alas berbentuk persegi dengan tinggi sekitar 50 centimeter. Candi ini juga memeilki ukiran yang terletak pada dinding di sisi timur dan selatan candi. Pada bagian timur terdapat gambar Dewa Siwa dan di sisi selatan tedapat gambar Brahma. Namun sangat disayangkan atap candi telah musnah sehingga bentuknya sudah tidak sempurna.

  1. Candi Gedong Songo

Candi Gedong Songo (tentangindonesiaku.com)

Candi Gedong Songo merupakan sebuah Kompleks Percandian yang lokasinya berada di Jalan Palagan, Jubelan, Semarang, Jawa Tengah. Dalam kompleks percandian ini terdapat 9 buah candi yang dari situlah nama Gedong Songo berasal. Candi dibuat pada tahun 927 Masehi pada masa Raja Wangsa Syailendra. Selain itu, candi ini terletak pada ketinggian 1.200 Meter. Sehingga apabila mengunjungi kompleks candi ini, kita akan disuguhkan sebuah pemandangan alam yang indah.

Candi Budha Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

  1. Candi Sari

Candi Sari (pinterest.com)

Candi Sari adalah sebuah candi bercorak Budha yang berlokasi di  Dusun Bendan , Desa Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dahulu candi ini dimanfaatkan sebagai biara yang menjadi tempat bertapa dan belajar para biksu. Diperkirakan bangunan ini telah ada sejak abad ke 8 yaitu semasa kekuasaan raja Rakai Panangkaran. Pada bgian atap candi terdapat 9 buah stupa yang tersusun berjajar dalam 3 deret. Bagian dalam Candi Sari terdapat ruangan bertingkat dua yang kemungkinan digunakan sebagai tempat bertapa para biksu.

  1. Candi Mendut

Candi Mendut (yukpiknik.com)

Berikutnya adalah Candi Mendut. Lokasi candi ini berjarak sekitar 3 kilomter dari Borobudur, lebih tepatnya di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini diperkirakan dibuat pada masa Raja Indra dari Dinasti Syailendra. Hal tersebut tertulis dalam prasasti Karangtengah yang berusia sekitar 824 Masehi.

  1. Candi Sewu

Candi Sewu (dubiduuu.blogspot.com)

Candi selanjutnya ialah Candi Sewu merupakan candi yang menurut legenda Roro Jonggrang dibangun atas permintaan Roro Jongrang. Candi Sewu menjadi candi terbesar kedua di Indonesia setelah Candi Borobudur. Candi ini terletak di  Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

  1. Candi Pawon

Candi Pawon (ancientmataram.wordpress.com)

Sebuha candi bercorak Budha yang terletak di Brojonalan, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Jaraknya dari Borobudur sekitar 1,75 kilomter dan dari Mendut hanya 1,15 kilometer.

  1. Candi Borobudur

Candi Borobudur (google.com)

Candi Borobudur menjadi candi terbesar yang ada di Indonesia. Kemegahannya bahkan terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia. Hal ini menarik minat banyak wisatawan asing dan lokal untuk berkunjung ke bangunan bersejarah ini. Candi Borobudur merupakan candi bercorak Budha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini dibuat oleh penganut ajaran Budha Mahayan ketika masa kekuasaan Wangsa Syailendra pada abad ke-8 Masehi.

Pada bagian atas Candi Borobudur ini terdapat 3 halaman luas yang berbentuk melingkar. Pada dinding bangunan ditempeli relief yang jumlahnya mencapai 2.672  bingkai dan terdapat 504 arca budha di atasnya. Bagian tengah terdapat stupa raksasa yang di dalamnya terdapat arca Budha yang duduk bersila dengan sikap teratai sempurna dengan mudra (posisi tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma). Hal tersebut yang menjadi ikon tersendiri bagi Candi ini.

Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

  1. Prasasti Sojomerto

Prasasti Sojomerto (sasadaramk.blogspot.co.id)

  1. Prasasti Sangkhara

Prasasti Sangkhara (tikusprasasti.blogspot.co.id)

  1. Prasasti Kalasan

Prasasti Kalasan (wikimedia.org)

  1. Prasasti Klurak

Prasasti Klurak (wikimedia.org)

  1. Prasasti Ratu Boko

Prasasti Ratu Boko (anangpaser.wordpress.com)

  1. Prasasti Canggal

Prasasti Canggal (ki-demang.com)

  1. Prasasti Tri Tepusan
  2. Prasasti Mantyasih

Prasasti Mantyasih (oombe.blogspot.co.id)

  1. Prasasti Wanua Tengah II

Prasasti Wanua Tengah (instarix.com)

  1. Prasasti Rukam

Prasasti Rukam (epigraphyscorner.blogspot.co.id)

  1. Prasasti Plumpungan

Prasasti Plumpung (annisakl.wordpress.com)

  1. Prasasti Siwagrha

Prasasti Siwagrha (kekunaan.blogspot.co.id)

  1. Prasasti Gondosuli

Prasasti Gondosuli (blusukangolekwatu.com)

  1. Prasasti Ngadoman

Prasasti Ngadoman (anangpaser.wordpress.com)

Itulah tadi penjelasan mengenai peninggalan-peninggalan sejarah Kerajaan Mataram. Semoga artikel ini dapat membuat pembaca mengerti dan dapat menjaga baik peninggalan tersebut. Salam Budaya!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *