9 Fungsi Darah Bagi Tubuh Manusia Beserta Penjelasan Lengkapnya

by -556 views

9 Fungsi Darah Bagi Tubuh Manusia Beserta Penjelasannya Lengkap

Apa Itu Darah?

Sebelum membahas fungsi darah alangkah baiknya jika terlebih dahulu kita pahami dulu apa itu yang disebut dengan darah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), darah adalah carian dalam tubuh yang terdiri dari plasma darah, sel darah merah dan putih yang beredar dalam pembuluh darah manusia atau hewan.

Sebagian besar komposisi darah terdiri dari sel darah merah yang memiliki fungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sehingga darah menjadi salah satu komponen vital pada tubuh.

Lalu apa yang terjadi jika seseorang kekurangan darah? Tubuh orang itu akan lemas karena tidak memiliki cukup asupan oksigen yang berguna untuk menghasilkan energi. Apabila hal ini dibiarkan dan tidak ditangani, kemungkinan paling buruk dapat menyebabkan kematian.

Selain untuk mengangkut oksigen, terdapat banyak lagi fungsi darah yang menunjang keberlangsungan hidup manusia dan hewan. Agar lebih jelas simaklah pemaparan di bawah ini mengenai fungsi darah dan jenis-jenis sel darah.

  1. Fungsi Darah – Mengangkut Sari-sari Makanan
Rancahpost.co.id

Darah merupakan sebuah cairan yang sama sekali tidak ada hentinya untuk mengaliri tubuh kita. Darah terus saja mengalir, karena memang dalam tubuh manusia terdapat fungsi darah sebagai alat pengangkut atau transportasi zat dalam tubuh.

Sebagai alat transportasi dan pengangkut ini, darah berperan aktif untuk mengangkut sari-sari makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Tentunya ini bukan proses yang instan, tetapi makanan harus tetap dicerna dulu oleh sistem pencernaan.

Setelah diproses oleh sistem pencernaan, makanan yang diproses akan menjadi molekul kecil (Mikromolekul). Makanan yang telah menjadi mikromolekul kemudian akan diserap di dalam usus dan edarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Pada umumnya proses penyerapan makanan ini terjadi di usus halus bagian jejunum dan juga ileum. Makanan yang telah mengalami proses pencernaan akan masuk ke dalam bagian itu. Ketika proses penyerapan sedang terjadi, molekul kecil makanan akan memasuki pembuluh darah kapiler dan getah bening.

Pembuluh darah tersebut tidak langsung mengedarkan makanan  ke seluruh tubuh. Akan tetapi akan melewati liver terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan agar racun dan zat berbahaya dalam darah dapat disaring dan netralkan terlebih dahulu sebelum didistribusikan.

  1. Fungsi Darah – Mengangkut Oksigen
videoblock.com

Mahluk hidup mana yang tidak membutuhkan oksigen. Oksigen merupakan komponen yang paling dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup termasuk manusia yang pastinya perlu untuk bernafas sebagai salah satu ciri-ciri makhluk hidup dan juga kapasitas oksigen yang dibutuhkan oleh setiap orang pun berbeda-beda tergantung aktivitas yang ia lakukan.

Tugas darah salah satunya adalah mengangkut oksigen keseluruh tubuh. Seperti yang kita tahu bersama bahwa udara masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan diteruskan hingga ke paru-paru. Di dalam organ paru-paru inilah terjadi proses difusi sehingga oksigen dapat masuk ke dalam pembuluh darah.

Udara yang mengandung oksigen akan masuk dalam paru-paru. Setelah itu, oksigen akan larut pada lapisan air yang terdapat pada alveolus. Oksigen yang telah larut didalam alveolus  tersebut kemudian berdifusi melewati sel-sel epitel dan endhothelium kapiler sehingga bisa masuk ke dalam pembuluh darah kapiler. Oksigen kemudian masuk ke dalam plasma darah dan selanjutnya berdifusi ke dalam sel-sel darah merah (eritrosit).

Hal itu terjadi karena sel darah merah mengandung hemoglobin (Hb) yang berfungsi mengikat oksigen dalam darah. Proses terikatnya oksigen dengan hemoglobin disebut deoksigenasi yang menghasilkan senyawa oksihemoglobin (HbO2).

Oksigen yang dapat berubah menjadi HbO2 kurang lebih sebanyak 97%. Sedangkan sisanya sekitar 2-3% oksigen berada dalam plasma darah yang akan diangkut ke seluruh jaringan tubuh manusia.

  1. Fungsi Darah – Mengangkut Air ke Seluruh Tubuh
slideplayer.com

Fungsi darah yang berikutnya adalah mengakut air keseluruh tubuh. Asal anda tahu saja bahwa 55% dari volume darah adalah terdiri dari air. Komposisi darah terdiri dari plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Air dalam darah terdapat dalam plasma darah. Jadikurang lebih sekitar 90 persen plasma darah adalah air.

Ternyata tidak hanya air, plasma darah juga mengandung protein dan garam. Sebagai salah satu komponen penunjang kehidupan, air dalam tubuh manusia dialirkan melalui pembuluh darah dan pembuluh kapiler sehingga bisa mencapai seluruh bagian atau organ pada tubuh.

Jangan lupa untuk banyak-banyak mengonsumsi air putih, karena mengingat bahwa komponen dari tubuh kita mayoritas adalah air. Tercukupinya kebutuhan air dalam tubuh akan membantu mencegah timbulnya berbagai macam gangguan kesehatan. Berikut ini kami berikan beberapa fungsi air bagi tubuh manusia :

  • Menjaga temperatur badan.
  • Mempermudah proses pencernaan.
  • Sebagai zat pelarut sari-sari makanan dan oksigen dalam darah.
  • Membantu kerja sistem metabolisme.
  • Menjaga kulit agar tetap lembab.
  • Pelumas sendi.
  1. Mengangkut Karbondioksida (Oksidasi)
hrizkynovita-1510048.blogspot.co.id

Tidak hanya mengangkut kadar oksigen saja. Darah juga berfungsi untuk mengambil atau mengangkut gas sisa berupa karbondioksida (CO2) didalam tubuh kita. Pada saat oksigen digunakan oleh sel, maka sejatinya semua oksigen  tersebut telah berubah menjadi karbondioksida.

  1. Mengangkut Hormon ke Tempat Tujuannya
anatomy-medicine.com

Fungsi darah selanjutnya adalah mengangkut hormon ke organ-organ tubuh yang menjadi tempat tujuannya. Hormon merupakan senyawa protein yang dihasilkan oleh beberapa kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. Dinamakan kelenjar buntu karena di dalam tubuh tidak terdapat sistem pembuangan hormon. Contoh hormon : Hormon dopamin, estrogen, antidiuretik, oxcytocin dan lain sebagainya.

Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar dalam tubuh ini kemudian akan diangkut ke tempat tujuannya melalui pembuluh darah. Sebagai contoh hormon antidiuretik (ADH) yang dihasilkan oleh hipotalamus (bagian otak yang berfungsi mengendalikan tubuh) akan dialirkan ke ginjal. Hormon tersebut berfungsi untuk mengatur proses reabsropsi air dalam pembentukan urin.

Hormon sendiri berisi pesan-pesan yang akan mempengaruhi metabolisme sel yang menjadi targetnya. Sehingga ketika hormon tersebut sampai ke tempat tujuannya melalui darah, maka dapat mempengaruhi sintesis protein dan metabolisme sel di tempat itu.

  1. Mengangkut Sisa-sisa Metabolisme Sel (Ekskresi)
x.detik.com

Tapi ternyata, Tidak semua zat yang diangkut oleh darah termasuk zat yang penting bagi tubuh. Sebagai contoh pada pembahasan di atas telah juga disebutkan bahwa darah mengangkut karbondioksida yang merupakan zat sisa hasil metabolisme sel.

Jika didalam sistem ekskresi, darah berfungsi untuk mengangkut berbagai jenis zat untuk dibawa menuju ke organ ekskresi manusia. Organ-organ tersebut diantaranya adalah ginjal, kulit, dan hati. Pada organ-organ tersebut akan dipisahkan antara zat yang berguna bagi tubuh dan yang tidak berguna.

Selanjutnya zat-zat tidak berguna tersebut akan dikeluarkan melalui kulit dalam bentuk keringat atau pada ginjal dalam bentuk urin, dan lain sebagainya.

  1. Fungsi Darah – Menjaga Kestabilan Suhu Tubuh
rnpedia.com

Lalu apa yang menjaga temperature tubuh kita agar tetap stabil? Itupun darah juga. Didalam proses temperature, darah berfungsi untuk menjaga temperatur tubuh kita, agar tetap stabil pada suhu 36 sampai 37 derajat celcius. Dikarenakan suhu tubuh manusia tidaklah dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya, akan tetapi oleh sistem peredaran darah.

  1. Membantu Proses Penyembuhan Luka
petalschools.net

Setelah kita jatuh dan terluka. Lalu-luka itu dibiarkan maupun diobati, kurang lebih 2-3 hari akan sembuh. Ternyata hal ini juga dipengaruhi oleh darah manusia. Di dalam darah manusia, terdapat suatu  komponen yang dinamakan trombosit yaitu salah datu sel darah yang paling berperan dalam pengobatan. Saat terjadi luka, trombosit menerbitkan enzim trombokinase yang akan mengganti protrombin menjadi trombin dengan pertolongan vitamin K dan Ca.

Trombin akan menggantinya dengan protein darah, yakni fibrinogen, menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang fibrin ini berfungsi layaknya jaring-jaring yang memerangkap sel darah merah sehingga dapat berhenti mengalir. Jika saja kepingan trombosit yang terdapat dalam darah jumlahnya sedikit, maka bisa membuat luka itu akan susah diobati dan akan sembuh pada beberapa hari lamanya.

  1. Fungsi Darah – Membunuh Bakteri atau Kuman

Ini adalah fungsi darah yang terakhir. Fungsi darah yang terakhir adalah sebagai pembunuh bakteri atau kuman yang masuk kedalam tubuh. Ini terjadi dikarenakan adanya sel darah putih (Leukosit) dalam darah dan umumnya, sel darah putih (leukosit) lebih banyak jumlahnya daripada sel darah merah itu sendiri

Sel darah putih itu juga memiliki 5 jenis sel darah putih seperti :Limfosit, neutrophil, monosit, basophil dan eosinophil. Sedangkan jumlah neutrophil dalam sel darah putih adalah yang palinh banyak seperti 60%.

Fungsi utama dari neutrofil adalah untuk menyerang dan membunuh bakteri penyakit yang masuk ke dalam badan kita. Cara kerjanya yaitu pada awalnya neutrofil akan menyelubungi bakteri dan kemudian akan mengeluarkan zat yang dapa membunuh bakteri.

Dan lagi, jumlah leukosit kurang lebih 20 sampai 30 persen. Fungsi limfosit adalah untuk memberikan tanggapan langsung terhadap serangan virus. Selain fungsi ini, sel-sel NK (Pembunuh sel alami) juga dapat membedakan sel-sel yang kanker atau memiliki infeksi yang disebabkan oleh mikroba. Cara kerja limfosit adalah pertama-tama mengenali dan menghilangkan ancaman bagi tubuh, ia juga harus membedakan antara sel normal dan sel yang terinfeksi pathogen invansif.

Sedangkan jumlah monosit dalam leukosit kurang lebih 5 sampai 10  persen. Fungsi monosit ini sama dengan fungsi limfosit yaitu memerangi dan juga membunuh kuman.

Sedangkan jumlah eosinofil pada sel darah putih kira-kira sebesar 5 persen. Fungsi dari sel darah putih jenis ini adalah menyerang kuman, membuang sisa-sisa sel yang telah rusak, dan mengendalikan jumlah zat kimia yang dikeluarkan ketika menyerang kuman.

Terakhir adalah basofil yang jumlahnya sekitar 1 persen. Fungsi dari basofil adalah mencegah terjadinya penggumpalan dalam pembuluh darah manusia.

Demikian artikel mengenai fungsi darah pada manusia. Sekarang sudah tahu kan apa itu darah dan juga fungsi-fungsinya? Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua, dalam memahami peran penting darah bagi tubuh manusia. Salam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *