Beli Akun Ojek Online Dari Orang Lain, Ini Akibatnya

oleh -946 views

Semakin maraknya profesi sebagai pengemudi Ojek Online yang menjanjikan penghasilan yang cukup, banyak orang yang beralih ke profesi ini. Bagi anda yang berencana ingin bekerja sebagai ojek online, baiknya mendaftar melalui prosedur yang berlaku. Pasalnya banyak masyarakat yang memilih jalur cepat degan membeli akun aplikasi ojek online dari orang lain.


Jalan pintas dan dianggap mudah untuk memiliki akun driver ojek online ini terjadi karena makin ketatnya persyaratan administrasi atau karena pemohon aplikasi malas mengurus dan melengkapi data persyaratan. Sehingga makin banyak orang yang mencari akun driver ojek online yang dijual.

Praktik jual-beli akun ini diakui oleh para driver ojek online. “Sekarang banyak penumpang yang bertanya berapa harga akun driver ojek online jadi, bahkan dulu saat pertama mendaftar juga sempat ditawari akun oleh driver lain.” kata Dika yang sudah 6 bulan berprofesi sebagai driver aplikasi GoJek.

“Memang sih ada banyak akun yang dijual, tapi sebaiknya daftar resmi saja. Soalnya nantinya akan banyak masalah. Mau uber, Grab apa Gojek, sama saja. Apalagi beli lewat facebook, lebih bahaya” jelas driver yang sudah 1 tahun di Uber ini.

Menurutnya, jual akun itu hampir semua beli putus, padahal banyak hal yang nantinya butuh kedatangan atau tambahan data dan kelengkapan administrasi dari pemilik akun. Kalau terjadi pemblokiran sementara dari operator karena komplain konsumen, kesalahan teknis, ganti motor, itu pemilik akun harus datang sendiri ke kantor.

Belum lagi SKCK yang harus diperbaharui setiap 6 bulan, pajak STNK. Di kantor, driver harus bisa menunjukkan data dirinya seperti KTP, SIM. Kalau ketahuan bukan pemilik akun, operator langsung memblokir akun secara permanen.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *