Buat Kerumunan, McD Sarinah Didenda Rp 10 Juta

PESAT.id – Kabar akan ditutupnya McDonald’s Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat malah membuat masyarakat mendatangi gerai makanan cepat saji tersebut.

Satpol PP DKI Jakarta menilai kejadian kerumunan di McDonald’s Sarinah sebagai pelanggaran terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah berlaku. Akibatnya pihak managemen McDonald’s Sarinah dikenakan denda sebesar RP 10 juta.

Seperti diketahui, kerumunan tersebut terjadi saat acara penutupan gerai pada Minggu 10 Mei 2020 lalu.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin, mengatakan sanksi itu diberikan dengan diawali pemanggilan pihak manajemen McDonald’s Sarinah. Selanjutnya, ia lantas memberikan teguran dan menjelaskan kelalaian pihak manajemen terkait pelaksanaan PSBB di Jakarta yang tertuang dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020.

“Pemanggilan dilakukan pada hari ini, 14 Mei 2020. Pihak manajemen bersikap kooperatif serta mengakui kelalaiannya,” kata Arifin dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Dijelaskan pula bahwa pihak manajemen McDonald’s Sarinah juga telah bersedia membayar denda sanksi administratif sesuai yang tertulis pada Pergub Nomor 41 Tahun 2020 Pasal 7.

“Adapun denda administratif yang telah dibayarkan sebesar Rp10 juta oleh pihak manajemen McDonald’s Sarinah,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat, terutama para pelaku usaha di Jakarta untuk tetap disiplin dalam masa PSBB.

“Hal ini tak lain untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Ibu Kota. Sehingga, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani virus ini,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here