11 Hewan Langka Asli Indonesia yang Terancam Punah

oleh -183 views
krjogja.com

11 Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah


HEWAN LANGKA DI INDONESIA

Indonesia tidak hanya kaya sumber daya alamnya, tetapi juga kaya akan fauna yang ada didalamnya. Namun menurut fonomena terbaru kali ini, hewan-hewan di Negara kita sudah mulai berkurang spesiesnya bahkan mengalami kepunahan. Kita tidak mau kan jika anak dan cucu kita nanti tidak dapat melihat berbagai macam fauna di Indonesia yang bermacam-macam karakternya itu? Ada hewan yang buas, lucu, menggemaskan, unik dan lain sebagainya.

Indonesia memang kaya, tapi sayangnya kekayaan itu tidak dimanfaatkan secara baik dan benar oleh beberapa oknum dinegara kita. Alhasil beberapa fauna sudah sangat jarang bisa ditemui atau malah punah dan tidak bisa ditemui lagi.

Apa penyebab kepunahan tersebut? Tentu saja banyak sekali faktor misalnya kebakaran hutan yang menjadi penyebab hewan mati, penebangan liar yang membuat para hewan kabur, perburuan untuk kepentingan penampilan, baju, accecoris dan lain sebagainya.

Apa indikasi kepunahan? Indikasi kepunahan adalah dimana jumlah beberapa spesies hewan sudah mulai menurun, jarang ditemui, angka kelahiran hewan yang rendah, sedangkan anga kematian meninggi.

Awalnya hewan akan menjadi hewan langka dan lama kelamaan akan punah. Tentu saja kita tidak mau kan ini terjadi?

Letak geografis Indonesia yang berada pada wilayah peralihan antara Asiatik dan juga Australis. Membuat spesies fauna dinegara kita sangat melimpah. Namun terlepas dari semua itu, ada kurang lebih 294 jenis fauna dinegara kita telah memasuki daftar spesies yang dilindungi atau terancam punah.

Daftar Hewan Langka Di Indonesia

bangkusekolah.com

Artikel kali ini akan membahas 30 spesies hewan yang tergolong langka dan telah memasuki zona kritis. Sehingga mempertimbangkan hal ini, perlu berbagai macam cara untuk menjaga hewan tersebut secara extra. Hewan yang dimaksud antara lain :

  1. Orangutan Sumatera dan Kalimantan
https://www.worldwildlife.org/species/orangutan<

Jenis orang utan Sumatra dan Kalimantan, sudah memasuki zona langka dan sangat rawan punah. Orang utan disumatra lebih terancam punah, dibandingkan orang utan dikalimantan. Ditambah lagi menurut sumber IUCN 75 Tahun belakangan ini populasi orang utan Sumatra mengalami penurunan 80% banyaknya.

Fakta bahwa selama 1998-1999 laju kepunahan tercatat mencapai angka 1000 orang utan pertahunnya. 2004 peneliti memprediksi jumlah orang utan dikalimantan dan Malaysia hanya sekitar 54.000 Ekor.

Yang membedakan antara orang utan dan Kalimantan ialah orang utan Sumatra memiliki pipi yang panjang pada orang utan jantan. Sedangkan orang hutan Kalimantan tidak memiliki pipi yang panjang.

  1. Harimau Sumatera
https://seruji.co.id/daerah/sumatera/sepasang-harimau-sumatera-terekam-kamera-di-danau-toba/

Asal tahu saja bahwa sekarang ini populasi harimau disumatra sangat sedikit dan tidak lebih dari 300 ekor. Maka dari itu, menurut wwf, harimau Sumatra adalah salah satu hewan dari 6 spesies fauna didunia yang terancam punah atau (critically endangered).

Yang membedakan harimau Sumatra dan harimau lainnya adalah harimau Sumatra memiliki warna kulit yang paling gelap dibandingkan semua jenis harimau didunia.

  1. Komodo
https://www.bloomberg.com/news/articles/2017-05-18/komodo-dragon-blood-may-hold-the-secret-to-killing-superbugs

Spesies komodo Varanus komodoensis juga sudah mulai berkurang, sebab terbesarnya adalah lagi-lagi karena kegiatan manusia. Tak heran jika organisasi International Union The Conservation Nature and Natural Resources memasukkan komodo sebagai hewan yang terancam punah.

Kadal raksasa ini hanya bisa ditemukan di Pulau Komodo Rinca Flores Gili motang dan Gili dasami di Nusa Tenggara Timur.

  1. Burung Jalak Bali
https://nrmnews.com/2017/01/30/peneliti-pasca-2016-angka-kematian-pesut-mahakam-kian-tinggi/

1910 adalah awal penemuan fauna cantik dengan corak putih biru ini. Leucopsar rothschildi adalah nama ilmiahnya. Mengapa namanya jalak bali? Karena faktanya memang burung ini hanya bisa ditemukan di pulau bali dan juga telah dinobatkan sebagai lambing fauna khas provinsi bali. Bali adalah pulau yang melindungi jalak ini dengan perundang-undangan.

Hal tersebut untuk membantu jalak bali agar tidak mengalami kepunahan walaupun faktanya lagi-lagi jalak bali memang sulit untuk ditemui dan juga terancam punah.

  1. Badak Sumatera dan Badak Jawa
http://www.tribunnews.com/tribunners/2016/09/27/nasib-badak-sumatera-di-ujung-proyek-panas-bumi

 

Dua spesies badak yang saat ini diancam kepunahan yakni Badak jawa (rhinoceros sondaicus) dan badak Sumatera (Dicherorhinus sumatrensis). Badak yang terancam punah lagi yakni badak india hitam dan juga badak putih afrika.

  1. Gajah Sumatera

 

http://bobo.grid.id/Sains/Iptek/Ingin-Berkomunikasi-Dengan-Gajah-Ada-Bahasanya-Lo

Berdasarkan daftar merah spesies terancam punah yang dikeluarkan oleh lembaga internasional IUCN, gajah Sumatra yang memiliki nama latin Elephas maximus telah digolongkan sebagai satwa yang terancam punah.

Dibuktikan dengan tempat tinggal gajah ini juga semakin menyempit dan pemburuan illegal terus saja terjadi. Menurut data terkini yang telah dihimpun dalam 25 tahun terakhir, gajah Sumatra telah kehilangan 70% habitatnya.

Data menunjukkan populasi hewan ini Mengalami penurunan lebih dari setengah dari habitat aslinya. Perkiraan sisa populasi tahun 2007 ialah berkisar antara 2400-2800 ekor. Akan tetapi sepertinya sekarang sudah menurun jauh dari angka itu. Sebab habitatnya terus mengalami penyusutan dan pembunuhan yang terus-menerus terjadi.

  1. Kanguru Wondiwoi
https://blogs.uajy.ac.id/fennylc/2015/09/07/pelompat-handal-nan-imut-dari-wondiwoi/

Jika dibenak kita, hewan kangguru hanya dimiliki Australia, tentu saja kita salah besar. Di Negara kita tercinta juga terdapat salah satu spesies kangguru, ia bernama Kanguru pohon wondiwoi dengan nama istilah Dendrolagus mayri yang biasa ditemukan dipapua.

Hewan ini umumnya memiliki berat badan kurang lebih 9,25 kg. bulunya berwarna hitam dengan beberapa bagian kekuningan.Sedangkan panta dan tungkai berwarna kemerahan dengan ekor warna putih.

Berdasarkan daftar merah daro IUCN, diprediksi total populasi kangguru jenis ini kurang lebih berjumlah 50 ekor saja. Hal tersebut yang menjadikan pihak International conservation Nature and Natural Resources mengelompokkan kanguru wondiwoi atau wondiwoi kangaro sebagai critically endangered species.

  1. Anoa
http://www.ngebolang.ga/2016/12/anoa-hewan-endemik-sulawesi-yang.html

Ada yang tidak tahu hewan ini? Hewan ini bernama anoa. Hewan ini asli Indonesia dan banyak ditemui di Sulawesi, tepatnya disulawesi tenggara. Pada tahun 1960, ia telah dikategorikan sebagai hewan langka.

Bahkan dalam 10 tahun terakhir populasi Anoa mengalami penurunan drastis. Diprediksi sekarang ini jumlah Anoa kurang dari 5000 ekor.

Lalu, untuk apa hewan ini diburu? Tentu saja untuk diambil kulitnya, tanduk serta dagingnya.

  1. Monyet Hitam Sulawesi
http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/07/yaki-si-monyet-hitam-sulawesi

Ada yang tahu hewan ini? Yes monyet hitam Sulawesi atau nama populernya adalah macacca nigra atau monyet berjambul. Hewan ini merupakan primate yang diancam punah. Monyet ini banyak ditemukan disulawesi utara, namun tidak untuk saat ini karena saat ini spesiesnya bisa dihitung menggunakan jari saja, saking sedikitnya. Tak heran jika International The Conservation Nature and Natural Resources memasukkannya ke dalam daftar merah dengan status konservasi critically endangered.

  1. Pesut Mahakam

 

https://nrmnews.com/2017/01/30/peneliti-pasca-2016-angka-kematian-pesut-mahakam-kian-tinggi/

Bentuknya lucu ya? Mirip hiu juga mirip anjing laut. Hewan ini merupakan ikan pesut mahakkam atau bernama latin dengan nama Orsela brevirostris.Hewan ini termasuk kategori mamalia atau bisa dijuluki lumba-lumba air tawar.

  1. Macan Tutul Jawa
http://bobo.grid.id/Sains/Flora-Dan-Fauna/Mengenal-Macan-Tutul-Jawa

Harimau Jawa sudah dikategorikan sebagai hewan punah, namun masih ada spesies yang sejenis, yaitu Macan Tutul Jawa. Hewan langka satu ini mempunyai nama ilmiah Panthera pardus melas. Binatang ini merupakan hewan endemik pulau Jawa dadn termasuk ke dalam 9 sub spesies Macan Tutul.

Terdapat dua varian Macan Tutul Jawa, yaitu Macan Tutul berwarna terang dan Macan Tutul berwarna hitam yang lebih dikenal sebagai Macan Kumbang. Walaupun memiliki warna yang berbeda kedua Macan ini masih termasuk ke dalam satu sub spesies yang sama.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh International The Conservation Nature and Natural Resources, populasi Macan Tutul Jawa yang masih hidup tidak lebih dari 300 ekor di area tinggalnya.

Dengan membaca artikel ini, kami berharap anda semua mengetahui hewan-hewan apa saja yang telah dianggap sangat terancam punah. Kami berharap anda semua ikut serta didalam perlindungan hewan. Jika anda tinggal didaerah Sumatra, Sulawesi, jawa, Kalimantan dan lain sebagainya, ikutlah serta melindungi hewan lokal anda sekalian. Salam cinta Indonesia.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *