SHARE

M Helmi Kamal Lubis, mantan Presiden Direktur Dana Pensiunan PT Pertamina (DPP) ternyata dianggap memiliki kinerja positif diluar masalah yang dialaminya saat ini. Hal ini terlihat dari para pensiunan Pertamina yang tergabung dalam berbagai organisasi memuji kinerja Helmi sebagai sosok yang berhasil menorehkan prestasi memuaskan bagi para pensiunan pegawai Pertamina.

Salah satunya diutarakan oleh Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSeKaPe) Binsar Effendi, dia mengatakan, “Sejak 2001 saat Pertamina di bawah Dirut Baihaki Hakim yang menaikkan manfaat pensiun Rp200.000 sampai 2014 tak pernah ada kenaikan. Saat Helmi Lubis menjadi Presdir DPP pada 2015 terjadi kenaikan manfaat pensiun Rp300.000,”.

Organisasi lain, seperti Himpunan Purna Karyawan Pertamina (Himpana), Organisasi Perjuangan Pensiunan Pertamina (OP3), dan Forum Komunikasi Pensiunan Pertamina Bersatu (FKPPB) juga turut memuji hasil kinerja Helmi Kamal Lubis.

Para pimpinan organisasi pensiunan Pertamina tidak hanya memuji, namun juga berterima kasih dan mendukung berbagai kebijakan yang diambil Helmi Kamal ketika menjabat menjadi Presdir DPP dengan strategi agresif merombak portofolio investasi.

“Kami meyakini dengan perubahan strategi saham, posisi imbal hasil yang diperoleh DPP dipastikan lebih tinggi dari capaian saat ini,” ucap Binsar.

Dalam masa jabatannya dulu, para pengurus DPP di bawah Helmi Kamal Lubis bertugas berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun beserta Peraturan Pelaksanaan lainnya. Peraturan DPP dan Arahan Investasi sendiri ditetapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) selaku pendiri.

Hasil baik DPP kala itu tak lepas dari kondisi investasi di Indonesia yang membaik. Hal tersebut membuat tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI) DPP turut meningkat, hingga sekitar 20 persen. Meski melakukan langkah investasi yang agresif, kala berinvestasi Helmi Kamal Lubis juga turut berhati-hati menggunakan strategi yang digunakan.

“M Helmi Kamal Lubis membawa investasi DPP masuk ke saham-saham mid cap yang dikuasai DPP,” tambah Binsar.

Para pimpinan organisasi pensiunan Pertamina banyak yang mengakui strategi investasi DPP terbilang berani dibandingkan dana pensiun lainnya. Tidak hanya melakukan investasi pada sektor migas dan tambang, bahkan di bawah pimpinan Helmi Kamal Lubis, DP Pertamina juga melakukan investasi di bidang properti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here