BERBAGI

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom Beserta Penjelasan Lengkap


Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi membuat kita lebih mudah memahami dan juga mempelajari berbagai hal. Seperti dalam kehidupan sehari-hari manusia telah membagi tanaman menjadi beberapa Klasifikasi atau kelompok yaitu tanaman pangan, tanaman obat, tanaman bumbu, dan tanaman hias.

Begitu juga dengan  dengan hewan, manusia sering mengelompokkan hewan menjadi hewan berkaki empat dan hewan berkaki dua, hewan pemakan tumbuhan dan pemakan daging, dan lain sebagainya.

Artikel sederhana ini akan membahas tuntas terkait dengan klasifikasi mahluk hidup, ada berapa dan seperti apa penjelasannya. Tidak ada salahnya anda menyimak.

Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas 7 SMP

Klasifikasi Makhluk Hidup (emaze.com)

Klasifikasi mahluk hidup adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengelompokkan mahluk hidup. Pengelompokan tersebut didasarkan pada kesamaan ciri ataupun perbedaan yang ditemukan pada setiap mahluk hidup. Klasifikasi mahluk hidup dilakukan dengan melihat ciri-ciri mahluk hidup tersebut, yang paling umum hingga yang paling detail spesifik. Disamping itu, pengelompokkan mahluk hidup juga berdasarkan dasar ukuran, manfaat dan juga habitat mahluk hidup.

Klasifikasi mahluk hidup dipelajari oleh ilmu taksonomi. Ilmu taksonomi diprakarsai oleh ilmuwan swedia C. Linnaeus. Olehnya, mahluk hidup diklasifikasikan menjadi 2 kelompok dengan urutan dari yang tertinggi hingga yang paling rendah antara lain : Kingdom – Filium (Hewan) / Divisio tumbuhan – Klass – Ordo – Familia – Genus – Spesies.

Tetapi klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom yang sering digunakan merupakan cara pengelompokan yang dikemukakan oleh Robert H. Whittaker pada tahun 1969. Dia membagi makhluk hidup menjadi 5 kelompok besar yaitu monera, protista, jamur, tumbuhan, dan hewan. Berikut penjelasannya :

  1. Kingdom Monera

 

http://f87media.blogspot.co.id

Makhluk hidup yang termasuk ke dalam kelompok monera memiliki ukuran mikroskopis berkisar antara 1-10 μm (mikrometer). Untuk melihatnya dibutuhkan  mikroskop yang memiliki pembesaran lebih dari 1.000 kali. Bisa bayangkan kan begitu kecilnya.

Sedangkan ciri-ciri kelompok monera adalah selnya tidak memiliki membran inti (prokariotik), ia hanya bersel satu, dan berkembang biak dengan cara membelah diri. Kingdom monera terdiri dari bakteri dan alga biru.

Bakteri

Betapa banyaknya bakteri dalam kehidupan kita, pada tubuh kita, pada benda-benda yang kita sentuh, pada makanan kita, dan lain sebagainya. Bakteri memiliki bentuk yang sangat bervariasi yaitu basil, kokus, dan spiril. Walaupun kebanyakan bakteri merugikan, namun tidak semua bakteri disekitar kita merugikan semua, faktanya ada juga bakteri yang menguntungkan bagi manusia.

Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang menguntungkan bagi manusia. Di dalam usus besar manusia terdapat jutaan bakteri Escherichia coli yang berperan untuk membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan makanan. Contoh lain bakteri yang bermanfaat adalah Rhyzobium sp. yang  berperan mengikat nitrogen di udara bebas.

Banyak juga bakteri yang merugikan manusia seperti Clostridium tetani (penyebab tetanus), Vibrio cholera (penyebab penyakit kolera), Mycobacteriaum leprae (penyebab penyakit lepra), Salmonella typhi (penyebab sakit tipus), Mycobacterium tuberculose (penyebab penyakit TBC),  dan Bacillus anthracis (penyebab penyakit antraks). Ada juga yang menyebabkan makanan menjadi busuk dan beracun, Clostridium botulinum.

Alga Hijau-Biru

Nah, ini anggota dari kingdom monera yang lainnya adalah alga hijau-biru (cyanobacteria). Alga hijau-biru telah memiliki klorofil sehingga mampu membuat makanan melalui proses fotosintesis. Sama halnya dengan bakteri, alga hijau-biru belum memiliki membran inti sel.

Contoh alga hijau-biru, antara lain spirulina, clorococcus, gloeocapsa, microcystic, aphnocaspa, oscillatoria, dan anabaena azolla. Spirulina memiliki kadar protein yang sangat tinggi dan dapat meningkatkan kesuburan tanah karena mampu mengikat nitrogen bebas dari udara.

  1. Kingdom Protista
Kingdom Protista (emaze.com)

Kata Protista berasal dari bahasa yunani artinya protos yang berarti pertama. Dinamakan demikian karena menurut para ahli, Protista adalah suatu organisme eukarotik pertama yang terbentuk dari evolusi organisme prokariota. Pada sistem klasifikasi dua kingdom, Protista dikelompokkan sebagai tumbuhan dan juga hewan.

Namun tubuh Protista sangat sederhana, ia hanya tersusun atas satu sel (uniseluler), maka kelompok ini dikhususkan kedalam kingdom tersendiri. Meski terdapat Protista yang makroskopis (multiseluler), susunan tubuhnya masih sangat sederhana dibandingkan organisasi seluler pada organisme multiseluler sejati (Hewan dan tumbuhan).

Ciri-ciri kingdom Protista adalah :

  1. Umumnya uniseluler
  2. Tipe sel : Eukaryotik
  3. Habitat : Perairan, lembab atau dalam organisme lain
  4. Cara makan : Fotoautotrof, Heterotrof dan saprofit

Protozoa

depositphotos.com

Makhluk hidup yang termasuk ke dalam kelompok protozoa adalah paramecium, Entamoeba coli yang terdapat pada usus besar dan dapat menyebabkan penyakit diare, dan plasmodium malarine yang menyebabkan penyakit malaria.

Orang yang dalam tubuhnya terdapat plasmodium, sel-sel darah merahnya kebanyakan akan hancur dan mengalami demam yang tinggi. Penyakit ini menular melalui perantara nyamuk anopheles.

Alga

Alga yang termasuk ke dalam kingdom protista adalah alga selain alga hijau-biru. Makhluk hidup ini dibedakan lagi berdasarkan warna dari tubuhnya.

  1. Alga Hijau (Chlorophyceae), memiliki tubuh multiseluler, sel-sel nya terdapat klorofil, berbentuk seperti benang, dan juga warnanya hijau. Biasanya hidup di dalam air tawar yang jernih dan menggenang. Contoh: Chlorella, Ulva lactuca.
  2. Alga Coklat (Phaeophyceae), memiliki tubuh berbentuk seperti tumbuhan yang tinggi atau layaknya lembaran, mengandung klorofil, memiliki zat warna coklat (fukosantin), dan umumnya hidup di laut. Alga coklat biasanya digunakan manusia sebagai bahan makanan ternak, obat-obatan, dan bahan industri cat. Contoh: Fucus, Sargasum, dan Laminaria.
  3. Alga Merah (Rhodophy-ceae), memiliki tubuh berwarna merah tua atau ungu, hidup di laut, terdapat klorofil, mempunyai zat warna merah (fikoeritrin). Biasa dijadikan bahan untuk membuat agar-agar.
  4. Alga Pirang (Chrysophyceae), ia memiliki sel tunggal, berukuran mikrospkopis, memiliki klorofil, mempunyai zat warna coklat yang menyebabkan warna menjadi agak kecoklatan. Dapat ditemukan di dalam air tawar, air payau, dan air laut. Contoh: Diatom.
  1. Kingdom Fungi (Jamur)
http://www.riverdalepress.com

Sampai kita pada kingdom fungi (jamur), ia merupakan organisme eukariotik yang bersel tunggal atau banyak dan juga tidak memiliki klorofil. Sel jamur sendiri memiliki dinding yang tersusun atas kitin. Karena sifat-sifatnya tersebut dalam klasifikasi mahluk hidup. Jamur dipisahkan dalam kingdom nya sendiri karena ia bukan termasuk Protista, monera maupun plantae. Karena jamur tidak berklorofil, jamur juga termasuk kedalam heterotof (Memperoleh makanan dari organisme lainnya.

Kingdom Fungii sendiri dapat dibagi menjadi 5 filum yaitu:

  1. Chytridiomycota

Contoh: Synchytrium endobioticum (patogen umbi kentang), Hyzopydium couchii (parasit ganggang Spirogyra), Olpidium viciae (parasit pada Vicia unijuga), dan Physoderma zeamaydis (penyebab noda pirang jagung).

  1. Zygomycota

Contoh: Rhizopus stolonifer dan Rhizopus oligosporus (ragi tempe), Rhizopus oryzae (ragi tape), Entomophtora muscae (parasit pada lalat), dan Basidiobolus ranarum (penyebab penyakit pada manusia).

  1. Ascomycota

Contoh: Piedraia hortai (penyebab infeksi rambut manusia), Saccharomyces cerevisiae (ragi bir, anggur, dan roti), Candida albicans (penyebab penyakit kandidiasis), dan Aspergillus flavus (penghasil racun).

  1. Basidiomycota

Contoh: Volvariella volvacea (jamur merang), Amanita phalloides (penghasil phalin), Auricularia polytricha (bahan makanana), Puccinia graminis (penyebab penyakit pada tanaman tebu dan jagung), dan Ustilago scitamanae (parasit tanaman Graminae).

  1. Deuteromycota

Contoh: Alternaria (parasit pada kentang), Fusarium (parasit pada tomat dan kapas), Helminthosporium (parasit pada tanaman padi dan jagung), Diplodia (parasit pada tanaman jagung), Verticillium (merusak bibit tanaman), Epidermophyton, Microsporium, dan Trichophyton (penyebab penyakit dermatofitosis).

Beberapa jenis jamur memang dapat dimakan, namun banyak juga jamur yang beracun sehingga berbahaya jika dimakan. Berhati-hatilah jika ingin memakan jamur, kenali dulu jenis dan bagaimana cara memasaknya. Contoh jamur yang beracun, yakni Amanita muscaria.

  1. Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Tumbuhan Paku (pixabay.com)

Kelompok plantae ini beranggotakan makhluk hidup bersel banyak yang mampu berfotosintesis. Kemampuan fotosintesis ini dikarenakan adanya klorofil di dalam kloroplas. Klorofl inilah yang bisa memanfaatkan energi cahaya matahari untuk membuat makanan. Jadi mahluk hidup kelompok plantae ini kebanyakan adalah tumbuhan.

Perbedaan lain antara tumbuhan dengan makhluk hidup bersel banyak lain adalah dalam hal struktur selnya. Sel-sel tumbuhan mempunyai dinding sel yang terbuat dari bahan selulosa (sejenis karbohidrat). Oleh karena itu, tumbuhan biasanya bersifat kaku dan tidak mudah patah.

Kingdom Plantae dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu tumbuhan tidak berpembuluh (tidak mempunyai xilem dan floem) dan tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan yang termasuk ke dalam kelompok tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan lumut. Sedangkan, tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji termasuk tumbuhan berpembuluh.

Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut adalah salah satu contoh tumbuhan yang tidak berpembuluh. Lumut (dalam bahasa yunani : bryophyta) adalah sebuah divisi tumbuhan yang hidup didarat, umumnya berwarna hijau dan berukuran kecil (dapat tidak tampak dengan bantuan lensa), dan ukuran lumut yang terbesar adalah kurang dari 50 cm. Lumut ini hidup pada batu, kayu gelondongan, pepohonan, dan ditanah. Lumut tersebar hampir diseluruh belahan dunia, terkecuali didalam laut. Lumut mempunyai sel-sel plastid yang dapat menghasilkan  klorofil A dan B, sehingga dapat membuat makanan sendiri dan bersifat autotrof. Lumut termasuk kedalam kingdom plantae.

Ciri-ciri tumbuhan lumut adalah sebagai berikut :

  • Berukuran kecil dan jarang mencapai 15 cm
  • Bentuknya pipih seperti pita, dan adapula seperti batang dengan daun yang kecil
  • Sel-sel penyusun tubuhnya mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah tumbuhan yang mempunyai daun, batang, dan akar sejati. Akan tetapi, ia tidak memiliki bunga. Ciri khasnya adalah daun mudanya menggulung. Kemudian di permukaan bagian bawah daun dewasa terdapat bintik-bintik coklat kehitaman yang disebut sorus, di dalamnya terdapat kotak spora (sporangium) yang berisi banyak spora.

Tumbuhan paku dapat dikelompokkan menjadi 4 golongan yaitu:

  1. Paku purba (Psilophytinae)
  2. Paku kawat (Lycopsida)
  3. Paku ekor kuda (Equisetinae)
  4. Paku sejati (Filicinae)

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) disebut juga tumbuhan bunga (Anthophyta). Spermatophyta berasal dari bahasa yunani yang artinya sperma = biji dan phyton = tumbuhan, jika digabungkan menjadi tumbuhan berbiji. Biji merupakan salah satu alat berkembang biak yang dimiliki oleh tumbuhan, didalamnya terdapat calon individu baru yang biasa disebut lembaga.

Pada umumnya tumbuhan berbiji hidup di daratan, tetapi juga ada yang hidup mengapung diatas permukaan air layaknya  teratai. Tumbuhan biji termasuk tumbuhan fotoautotrof yang memiliki kemampuan menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis.

  1. Kingdom Animalia (Hewan)
http://www.generasibiologi.com

Kingdom terakhir yang akan kita bahas adalah kingdom animalia. Kingdom animalia adalah kingdom yang paling banyak dan juga bervariasi. Secara garis besar, animalia dikelompokkan menjadi 2 golongan yaitu vertebrata (Hewan bertulang belakang dan avertebrata (Hewan tidak bertulang belakang). Dan berikut adalah ciri-ciri kingdom animalia :

  1. Memiliki jaringan saraf dan jaringan otot, sehingga bisa aktif bergerak (bersifat motil).
  2. Siklus hidup didominasi oleh bentuk diploid (2n)
  3. Sebagian besar bereproduksi secara seksual
  4. Hewan merupakan organisme eukariotik multiseluler
  5. Bersifat heterotrofik, berbeda dengan tumbuhan yang bisa memproduksi makanan sendiri lewat fotosintesis (autotroph), hewab tida bisa memproduksi makanan sendiri.
  6. Tidak memiliki dinding sek, komponen terbesar sel hewan tersusun atas protein structural kolagen.

Hewan Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata)

id.wikihow.com

Avertebrata adalah jenis hewan yang tidak mempunyai tulang belakang atau tulang punggung. Struktur pembentuk atau morfologi seperti sistem pernapasan, sistem peredaran darah pada hewan avertebrata biasanya lebih sederhana dibandingkan hewan vertebrata.

Terdapat 5 kelompok makhluk hidup yang termasuk ke dalam hewan avertebrata yaitu:

  1. Porifera (Hewan Berpori)
    Porifera merupakanhewan yang memiliki pori-pori dengan bentuk tubuh seperti spons. Hewan jenis ini biasanya hidup di perairan, warna tubuhnya juga bermacam-macam seperti merah, kuning,dan hijau. Contoh: Spongilla, Euspongia, Poerion, dan Scypha.
  2. Coelenterata (Hewan Berongga)
    Coeloenterata adalah hewan berongga, memiliki tentakel guna menangkap mangsa, pada permukaan tentakel terdapat sel beracun yang menyengat. Bentuk tubuh colenterata ada yang berbentuk polip yang melekat di tempat hidupnya dan ada yang berbentuk medusa yang dapat bergerak aktif di dalam air. Contoh: ubur-ubur, bunga karang, obelia, hydra dan anemon.
  3. Vermes (Cacing)
    Vermes merupakan hewan yang bertubuh lunak, tak bercabang, dan tubuhnya simetris bilateral. Vermes dapat dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan bentuk tubuhnya yaitu cacing pipih (Platyhelminthes), cacing gilig (Nemathelminthes) tubuhnya bulat, panjang dan tidak bersegmen, Annelida tubuhnya beruas-ruas seperti cincin. Contoh: cacing hati, cacing perut, dan lintah.
  4. Mollusca (Hewan bertubuh lunak) Hewan ini memiliki tubuh yang lunak, banyak lendirnya, dan terbungkus oleh mantel. Ada juga yang memiliki cangkang untuk menutup dan melindungi tubuh. Contoh: cumi-cumi, gurita, siput, kerang, tiram, dan remis
  5. Arthropoda (Hewan berbuku-buku) Hewan jenis ini bagian tubuhnya bisa dibagi menjadi 3 bagian yaitu kepala, dada dan perut. Tubuh arthropoda diselubungi oleh zat kitin yang keras, mempunyai indera yang peka terhadap bau dan sentuhan, dan memiliki mta faset (beribu-ribu mata kecil).
    Contoh: serangga (insecta) seperti belalang, udang-udangan (Crustacea) seperti kepiting, laba-laba (Arachnoidea) seperti kalajengking, dan lipan (Myriapoda) seperti kelabang.

Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)

Hewan bertulang belakang (Vertebrata) adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang atau tulang punggung. Tubuh hewan vertebrata dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu kepala, badan, dan ekor.

Hewan vertebrata dapat dibagi menjadi 5 kelompok antara lain:

  1. Pisces (Ikan), contohnya ikan mas, ikan pari, dan lain-lain.
  2. Amphibia, hewan yang mampu hidup di dua alam darat dan air, contohnya katak.
  3. Reptilia, hewan merayap, contohnya kura-kura, ular, dan buaya.
  4. Aves (Unggas), tubuhnya tertutup bulu, contohnya burung merpati dan ayam
  5. Mamalia (Hewan Menyusui), hewan yang beranak dan memiliki kelenjar susu, contohnya sapi, kambing, kera, dan orang utan.

Demikian lah artikel mengenai klasifikasi mahluk hidup. Semoga senantiasa bermanfaat bagi anda semua. Salam.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here