Lempeng Tektonik Bumi Ternyata Telah Berumur 4,4 Miliar Tahun

Pergeseran Lempeng Tektonik
Pergeseran Lempeng Tektonik

PESAT.id – Beberapa waktu yang lalu diberitakan bahwa adanya lempeng tektonik antara lempeng tektonik Australia dan Indian. Penemuan tersebut memperlihatkan adanya celah yang cukup besar di bawah laut samudra hindia.

Kali ini peneliti melakukan studi yang menunjukkan bahwa ternyata lempeng tektonik di Bumi ini lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya. Lempeng tektonik sendiri merupakan bongkahan batu raksasa yang berada di kerak bumi dan di atas mantel bumi dan manusia. Gempa bumi yang terjadi salah satunya disebabkan adanya pergeseran lempeng tektonik ini.

Berdasarkan penelitian baru menggunakan model geokimia baru dengan elemen argon (Ar) sebagai ukuran. Penggunaan Argon tersebut dikarenakan elemen tersebut lebih berat untuk meninggalkan atmosfer bumi dan dapat digunakan untuk meneliti sejarah planet.

“Kami tidak yakin apa yang terjadi dalam aktivitas tektonik hari ini, apalagi miliaran tahun yang lalu, tetapi pengukuran argon bisa menjadi taruhan terbaik kami untuk meneliti pergerakan lempeng tektonik. Karena karakteristik khas argon, kita dapat menyimpulkan apa yang terjadi pada Bumi dengan mempelajari argon atmosfer ini,” kata Jun Korenaga, ilmuwan planet dari Universitas Yale.

Kebanyakan argon di atmosfer bumi ini adalah 40Ar, produk hasil radioaktif 40K (potasium) yang ditemukan di dalam mantel bumi.

Bagian sulit dalam membuat simulasi ini adalah efek dari geologis bernama ‘crustal recycling’. Efek tersebut merupakan daur ulang dari pergerakan lempeng tektonik. Bagian tersebut hancur dan kemudian di bawa ke bawah tanah oleh lempeng tektonik dan kemudian didaur ulang kembali dengan sendirinya.

Dari model tersebut, peneliti percaya bahwa lempeng tektonik bumi saat ini telah berumur lebih dari 4,4 miliar tahun, jauh dari perkiraan sebelumnya.

Sebelumnya peneliti memperkirakan lempeng tektonik memiliki umur 3,3, miliar tahun. Hasil penelitian batuan kuno di Australia dan Afrika Selatan juga menunjukkan hasil yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here