Metamorfosis Kupu-kupu: Telur, Ulat, Kepompong, dan Kupu-kupu

31

Metamorfosis Kupu-kupu: Telur, Ulat, Kepompong, dan Kupu-kupu


METAMORFOSIS KUPU-KUPU

Siapa yang tidak kenal dengan hewan indah nan cantik yang satu ini. Yap, benar. Dia kupu-kupu. Kupu-kupu merupakan serangga dengan sayap paling indah yang pernah kita lihat. Sayapnya tidak hanya indah dan berwarna-warni tetapi juga memiliki pola dan corak sayap yang sangat indah.

Jika dikumpulkan, tentu akan sangat banyak sekali kupu-kupu di seluruh dunia ini. Keanekaragaman jenis kupu-kupu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para ilmuwan biologi untuk mengumpulkan berbagai macam jenis kupu-kupu yang ada dan mempelajari bagaimana sikulus pembentukan dan bagaimana bisa ia memiliki sayap seindah itu.

Faktanya, orang-orang tidak banyak tahu terkait siklus metamorfosis hewan cantik yang satu ini. Kupu-kupu adalah salah satu hewan yang melewati yang melalui metamorfosis sempurna. Definisi daripada metamorfosis sempurna sendiri adalah perkembangan suatu individu melewati tahap-tahap atau fase telur, larva, pupa dan imago.

Artikel ini akan membahas terkait metamorfosis kupu-kupu mulai dari telur hingga menjadi kupu-kupu sempurna. Faktanya ada sebagian orang yang memang belum tahu mengenai proses ini.

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu (www.scribbleblog.com)

Karena metamorfosis kupu-kupu termasuk kedalam metamorfosis sempurna, maka setidaknya terdapat 4 tahapan yang harus dilalui serangga ini agar bisa berubah menjadi seekor kupu-kupu. Secara berurutan tahapan-tahapan tersebut dimulai dari telur, larva, kepompong, dan terakhir kupu-kupu. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini:

  1. Tahap Awal: Telur

Tahap awal proses metamorfosis kupu-kupu diawali dengan wujud yang paling kecil yakni telur. Bawah pohon yang dia sukai adalah tempat favorit kupu-kupu untuk menyimpan semua telurnya, paska bertelur. Tujuan dari disimpannya telur dibawah pohon adalah memungkinkan agar si induk mudah mengawasi telur-telurnya.

Telur tersebut akan ditempelkan ke daun menggunakan semacam zat perekat. Zat perekat dari induk kupu-kupu ini sangat kuat malah lebih kuat daripada telur maupun dengan daunnya itu sendiri.

Asal tahu saja, telur kupu-kupu ini dilengkapi dengan kulit yang sangat keras sehingga menjadikan telur ini terlindungi dari temperatur panas dan juga dingin. Tahapan ini berlangsung hingga setengah pekan atau setengah bulan.

  1. Tahap Kedua: Larva atau Ulat
http://batam.tribunnews.com

Sedangkan setelah setengah pekan atau setengah bulan. Telur akan menetas dan tentunya adalah seekor larva atau ulat. Ulat sendiri mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda.

Lalu pertanyaannya adalah, apa kegiatan utama yang dilakukan oleh ulat. Kegiatan utama dan mungkin bisa dibilang hanya itu aktivitasnya adalah makan. Mengapa ulat selalu saja makan? Karena ulat harus menyiapkan dirinya secara extra untuk masa pengasingan agar tidak lapar dan juga haus.

Ulat ini memiliki racun yang juga sangat mematikan, ini bertujuan untuk melindunginya dari predator.

Secara fisiologis, ulat memiliki 3 pasang kaki yang berfungsi untuk menopang dirinya. Tidak hanya predator, kebanyakan manusia banyak yang takut terhadap hewan yang satu ini. Dikarenakan banyak orang yang takut  dengan bentuknya dan efeknya bila terkena kulit.

Bila bulunya terkena kulit kita, rasanya akan panas, gatal dan menimbulkan banyak benjolan merah.

  1. Tahap Ketiga: Pupa atau Kepompong
steemit.com

Pada tahap berikutnya, setelah ulat. Ulat tersebut akan membuat cangkang atau kepompong. Kepompong dibuat dari dedaunan yang dililitkan pada dirinya dengan ia memanfaatkan daun khusus dari dirinya yang sebagiannya mengandung sutra.

Tahap membuat kepompong ini. Umumnya berlangsung selama 12 hari dan membutuhkan kekuatan yang sungguh-sungguh besar untuk dapat keluar dari kepompong tersebut. Sampai pada akhirnya dia akan keluar dan berubah menjadi hewan menakjubkan yakni kupu-kupu.

  1. Tahap Akhir: Kupu-kupu atau Imago
Kitacerdas.com

Setelah ia keluar dari dalam kepompong dangan perjuangan yang tentu saja luar biasa. Kupu-kupu akan menjalankan pengeringan dan juga mengembangkan dirinya. Namun fase ini tidak selama fase-fase sebelumnya. Fase ini hanya membutuhkan beberapa jam saja dan waktu ini ialah waktu yang benar-benar rentan dan bahaya bagi kupu-kupu sebab dirinya tidak mempunyai kekuatan dan upaya sehingga akan gampang dimangsa oleh para predator.

Setelah sayapnya telah sempurna, kupu-kupu siap untuk mengepakkan sayap untuk yang pertama kalinya ke alam bebas.

Tempat Tinggal Kupu-kupu

http://pictures-and-images.com

Jika anda ingin melihat kupu-kupu, dimana anda bisa melihatnya? Dimana sebenarnya tempat tinggal kupu-kupu?

Kupu-kupu sering ditemukan di tempat yang terdapat banyak bunga seperti taman bunga, kebun ataupun di dalam hutan. Berbeda dengan ulat yang memiliki selera makan tinggi dan rakus dengan memakan dedaunan sebanyak-banyaknya, kupu-kupu justru tidak makan daun dan cuma menghisap sari madu dari bunga saja, maka dari itu sering anda lihat kupu-kupu menempel dan mencium daun-daun lama sekali.

Sampai saat ini masih banyak yang percaya bahwa kupu-kupu memiliki umur yang sangat singkat dan sebentar. Sebenarnya kupu-kupu dewasa bisa hidup selama seminggu maupun hampir setahun tergantung pada spesiesnya.

Kupu-kupu, sekali bertelur akan banyak sekali atau berkali-kali dalam setahun. Jumlah keturunan setahun pun berbeda, tergantung pengaruh iklim. Yang mana kupu-kupu yang tinggal di daerah tropis mampu bertelur lebih sekali dalam setahun.

Demikian artikel terkait metamorfosis kupu-kupu. Semoga dengan ini, anda tahu benar bagaimana prosesnya dari ia menjadi telur hingga menjadi kupu-kupu yang sempurna dan mengepakkan sayapnya yang indah. Salam.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here