Pengertian Budaya Beserta Unsur, Wujud, dan Faktor-faktor yang Berpengaruh

53
source: yopiefranz.com

BUDAYA – Indonesia merupakan sebuah negara dengan ragam budaya yang melimpah ruah. Sudah tidak asing lagi apabila Indonesia menjadi salah satu tujuan pariwisata bertema budaya. Kekayaan adat dan budaya menjadi suatu harta karun tersendiri bagi Indonesia. Budaya sendiri merupakan suatu cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Unsur yang terbentuk di dalam budaya bisa dikatakan sangat rumit karena terbentuk dalam sistem agama, politik, adat istiadat, pakaian, bahasa, bangunan, karya seni sampai dengan makanan. Sehingga budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas.


Di Indonesia sendiri, budaya sudah menjadi acuan atau bahkan pedoman tersendiri bagi suatu suku atau daerah. Bagi sebagian orang yang sudah sangat akrab dengan kehadiran budaya, maka mungkin saja sudah sangat mampu dalam mendalaminya. Namun, berbagai orang yang belum mengerti apakah itu budaya dan bagaimana undur-unsurnya, maupun informasi-informasi yang lain, tentu saja belum mampu memaknai budaya itu sendiri. maka dari itu, dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian budaya beserta unsur, wujud, dan faktor-faktor yang berpengaruh. Simak artikel ini dengan baik!

Pengertian Budaya

Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddhayah, yang merupakan jamak dari kata buddi yang memiliki arti budi atau akal. Maka dari itu, budaya berarti semua hal yang berkaitan dengan akal dan budi manusia. Kata budaya ini diambil dari bahasa Latin Colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan kata Culture.

Budaya secara umum adalah cara hidup yang mengatur agar setiap manusia mengerti dan memahami bagaimana mereka harus bertindak, berlaku, berbuat dan menentukan sikap saat berhubungan dengan orang lain. Semua hal ini berkaitan dengan cara komunikasi atau bahasa, adat istiadat dan kebiasaan yang terjadi di lingkungan tersebut. Budaya juga merupakan suatu cara hidup yang berkembang. Dalam hal ini, budaya dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

(wisatadilombok.com)

Beberapa ahli telah merumuskan pengertian budaya dengan pendapat mereka yang sesuai dengan keadaan masyarakat. Beberapa pendapat diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Soemardjan dan Soemardi

Budaya adalah semua hasil karya, cipta dan rasa dalam masyarakat. Karya masyarakat akan menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (yang biasa disebut material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabadikan untuk keperluan masyarakat.

  1. Koentjaraningrat

Budaya adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan serta hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar.

  1. Edward Burnett Tylor

Dalam bukunya “Primmitive Culture” Tylor menjelaskan bahwa pengertian budaya/kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks dan rumit, dimana didalamnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hukum, moral, adat-istiadat, maupun kemampuan lainnya, serta kebiasaan-kebiasaan yang diperoleh dari manusia dalam kehidupan dan posisinya sebagai anggota masyarakat.

  1. Kluckhohn dan Kelly

Budaya adalah Semua rancangan hidup yang tercipta secara historis, baik yang eksplisit maupun implisit, rasional, irasional, yang ada pada suatu waktu, sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia.

  1. Linton

Budaya adalah keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.

Unsur-Unsur Kebudayaan

(kemanaajaboleeh.com)

Budaya sendiri terdiri dari beberapa unsur. Unsur-unsur tersebut ialah:

  1. Bahasa
    Bahasa merupakan sebuah pengucapan indah dalam suatu elemen kebudayaan yang menjadi alat perantara utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan. Ada dua macam bentuk bahasa yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.
  2. Sistem pengetahuan
    Sistem pengetahuan membahas kondisi alam di sekeliling manusia dan sifat-sifat peralatan yang dipakainya. Sistem pengetahuan ini meliputi ruang pengetahuan tentang alam sekitar, flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, sifat dan tingkah laku sesama manusia, tubuh manusia dan lain sebagainya.
  3. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial
    Sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial meliputi kekerabatan, asosiasi dan perkumpulan, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, perkumpulan.
  4. Sistem peralatan hidup dan teknologi
    Jumlah keseluruhan teknik yang dimiliki oleh suatu masyarakat. Meliputi keseluruhan cara bertindak dan berbuat. Hal ini berkaitan erat dengan pengumpulan dan pemrosesan bahan mentah untuk dibuat suatu alat kerja, pakaian, transportasi dan kebutuhan lain berupa benda material.
  5. Sistem mata pencaharian hidup
    Merupakan segala usaha manusia untuk mendapatkan barang dan jasa yang dibutuhkan. Sistem ini biasa disebut sistem ekonomi yang meliputi, berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan, perdagangan.
  6. Sistem religi
    Diartikan sebagai sebuah sistem yang dipadukan oleh keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal-hal suci dan tidak terjangkau oleh akal. Sistem religi meliputi sistem kepercayaan, sistem nilai dan pandangan hidup, komunikasi keagamaan, serta upacara keagamaan.
  7. Kesenian
    Segala hasrat manusia terhadap keindahan. Bentuk keindahan yang beraneka ragam itu timbul dari imajinasi kreatif yang dapat memberikan kepuasan batin bagi manusia. Secara garis besar, kita dapat memetakan bentuk kesenian dalam tiga garis besar, yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.

Wujud Kebudayaan

(google.com)

Budaya yang ada tentunya memiliki suatu wujud. Dalam poin ini, kita akan mengulas wujud-wujud dari kebudayaan itu sendiri. Terdapat 3 wujud kebudayaan yang akan dibahas, di antaranya adalah:

  1. Ide/Gagasan

Ide/ gagasan adalah sebuah pola pikir. Pola pikir inilah yang terbentuk dari kumpulan ide-ide atau gagasan yang bersifat abstrak. Persepsi masyarakat terhadap apa yang dilihat dan diamati serta dijalani dalam kehidupan sehari-hari. Wujud kebudayaan ini terletak dalam alam pikiran masyarakat. Jika ide/gagasan tersebut dituangkan dalam tulisan maka keberadaan ideal sebuah budaya terdapat di dalam buku-buku yang telah ditulis. Misalnya adalah masyarakat pedalaman atau masyarakat pesisir masih mempercayai hal-hal yang berbau mistis, seperti mempercayai adanya benda pusaka.

  1. Aktifitas

Aktifitas merupakan suatu kegiatan atau tindakan yang dilakukan oleh masyarakat. Aktivitas masyarakat ini terbentuk dalam sistem sosial. Sehingga manusia saling berinteraksi dan bekerja sama dengan sesama manusia yang lainnya sesuai dengan adat dan kebiasaan. Dalam hal ini, aktivitas bersifat konkrit, dapat diamati dan didokumentasikan.

  1. Hasil Budaya

Hasil budaya adalah suatu peninggalan yang berbentuk karya, benda, atau fisik. Hasil budaya agaknya bersifat paling konkrit di antara kedua wujud yang lainnya. Hal ini dikarenakan sebuah ide/gagasan yang dituangkan dalam aktivitas sehari-hari bisa membentuk suatu hasil atau karya yang dapat dilihat, diamati, dan didokumentasikan secara nyata. Contoh dari wujud ini ialah kebudayaan yang berbentuk fisik.

Faktor Pendorong Dan Penghambat Kebudayaan

(google.com)

Kebudayaan tak hanya memiliki unsur dan wujud. Tentu saja dalam melestarikannya ada pengaruh-pengaruh ataupun suatu faktor. Ada pendorong dan penghambat yang menyertai suatu kebudayaan. Berikut faktor pendorong dan penghambatnya:

  1. Faktor pendorong kebudayaan:

Dalam hal ini, ada pendorong yang berasal dari internal maupun eksternal, berikut penjelasannya:

    1. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri sendiri, seperti:
      • Tumbuhnya rasa cinta dalam diri pada kecintaan pada budaya indonesia yang sangat banyak
      • Adanya niat dari dalam diri untuk membudayakan dan melestarikan kebudayaan indonesia
      • Adanya penerus atau pergantian generasi dan berbagai penemuan dan rekayasa setempat
    2. Faktor eksternal
      Faktor eksternal merupakan faktor yang terdapat di luar masyarakat, seperti pengaruh kontak antar budaya secara langsung maupun persebaran unsur kebudayaan. Juga berupa perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali kehidupan mereka.
  1. Faktor penghambat kebudayaan, yaitu:
    1. Tidak adanya kesadaran masyarakat akan indahnya berbagai macam kebudayaan Indonesia
    2. Banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia, sehingga budaya luar mempengaruhi masyarakat untuk mengikuti budaya luar.
    3. Menganggap bahwa kebudayaan Indonesia merupakan kebudayaan kuno yang sudah ketinggalan jaman
    4. Banyak masyarakat yang tidak peduli dengan kebudayaan sehingga bangsa lainpun mengklaim kebudayaan indonesia seperti: tari reog ponorogo,tari pendet, dll.

Demikian artikel kali ini. Semoga masyarakat tidak hanya mengerti namun mampu mengilhami makna-makna dari kebudayaan. Salam Budaya!


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here