Pengertian, Contoh, dan Penjelasan Piramida Makanan

oleh -305 views
beritauaja.com

PIRAMIDA MAKANAN Pembagian populasi hewan dan tumbuhan atau ekosistem berdasarkan jumlahnya dalam bentuk piramida biasa disebut piramida makanan. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih rinci tentang piramida makanan tersebut.


Pengertian Piramida Makanan

Piramida makanan merupakan sebuah gambaran yang menampilkan informasi tentang pengelompokan ekosistem yang membandingkan komposisi dan jumlah biomassa. . Komposisi dan jumlah biomassa tersebut dikelompokkan dari mulai produsen, konsumen I, konsumen II, dan konsumen III.

google.com

Pada sebuah ekosistem yang normal, produsen mempunyai jumlah terbanyak pada sebuah ekosistem. Selanjutnya jumlah konsumen tingkat I lebih banyak dari jumlah konsumen tingkat II. Jumlah konsumen tingkat II lebih banyak dari konsumen tingkat III, dan seterusnya.

Contoh Piramida Makanan

rydberg.biology.colostate.edu

Gambar di atas adalah contoh dari piramida makanan. Piramida makanan sendiri dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok berdasarkan ekosistem mahluk hidup. Pengelompokannya yaitu piramida makanan ekosistem air dan piramida makanan ekosistem darat.

Piramida makanan dibagi menjadi 2 karena pada dasarnya habitat dan makanan mahluk hidup secara umum terbagi menjadi darat dan laut. Oleh karena itu, jenis makanan, cara hidup, dan ekosistemnya juga pasti berbeda.

Gambar Piramida Makanan Ekosistem Air

google.com

Pada piramida makanan ekosistem air, contoh urutan posisi mahluk hidup pada piramida makanannya adalah phytoplankton menjadi produsen, ikan ukuran kecil dan sedang menjadi konsumen I, anjing laut menjadi konsumen II, dan paus pembunuh menjadi konsumen tingkat III. Penjelasannya adalah:

  • Phytoplankton menjadi produsen karena jumlahnya sangat banyak dan menjadi cadangan makanan bagi sebagian besar mahluk hidup pada ekosistem air.
  • Konsumen I pada piramida makanan ekosistem air adalah ikan kecil dan ikan berukuran besar yang pada umumnya mengkonsumsi plankton.
  • Konsumen II pada ekosistem air adalah anjing laut dan ikan yang mengkonsumsi ikan yang lebih kecil.
  • Konsumen III pada piramida makanan adalah paus pembunuh. Piramida makanan pada biota air adalah ikan besar yang tidak ada organisme lain yang memangsanya. Contohnya adalah paus pembunuh dan paus biru.

Contoh Piramida Makanan Ekosistem Darat

dosenbiologi.com

Pada ekosistem darat, piramida makanan tidak hanya diisi oleh hewan saja. Akan tetapi, tumbuhan juga menjadi salah satu bagian penting dari piramida makanan ekosistem darat. Berikut ini rincian piramida makanan untuk ekosistem darat:

  • Produsen pada piramida makanan ekosistem darat dihuni oleh berbagai tumbuhan seperti rerumputan dan tumbuhan yang daunnya dikonsumsi oleh sebagian besar populasi binatang di daratan.
  • Konsumen I ekosistem darat contohnya adalah serangga dan tikus yang memakan tumbuhan dan sejenisnya.
  • Konsumen II diisi oleh katak, ayam dan hewan sejenisnya yang mengkonsumsi serangga dan belalang.
  • Konsumen III pada piramida makanan ekosistem darat adalah burung elang, ular, dan hewan lain pemangsa ayam dan hewan sejenisnya.

Jenis-jenis Piramida Makanan

pengayaan.com

Piramida makanan sebenarnya bisa dikelompokkan sesuai dengan siklus rantai makanan. Hal ini disebabkan karena siklus makanan mahluk hidup berbeda. Contohnya adalah hewan dengan habitat di hutan, gurun, dan habitat lainnya. Piramida makanan dibagi menjadi 3, yaitu piramida energi, biomassa, dan populasi.

Contohnya, untuk pembagian piramida di wilayah hutan, untuk konsumen tingkat III diisi oleh singa, macan, cheetah, dan lai-lain. Kemudian konsumen II diisi hewan sejenis rusa, kijang, kambing, dan banteng atau buffalo. Jenis ini dinamakan piramida biomassa.

Konsumen I pada habitat hutan adalah serangga, hewan kecil, dan jenis-jenis hewan pengerat lainnya. Kemudian pada tingkat produsen diisi tumbuhan sejenis pohon yang daunnya dikonsumsi hewan lain dan juga berbagai jenis rumput yang menjadi sumber makanan bagi mahluk hidup di daerah hutan.

  1. Piramida Energi

Pada piramida energi, tingkatan piramida juga biasa dikategorikan sebagai trofik I (produsen) trofik II (konsumen I), dan seterusnya. Sama seperti pada pembagian piramida makanan, semakin tinggi angka atau nilai trofik, maka jumlah atau populasinya semakin kecil. Pada piramida energi jumlah organisme pada tingkat trofik I mempunyai jumlah paling banyak, dan pada tingkat tropfk 4 jumlahnya paling sedikit. Terdapat beberapa alasan jumlah pada setiap trofik semakin berkurang.

Tidak semua makanan pada trofik 1 dimakan oleh mahluk hidup pada trofik 2. Makanan yang tersedia pada trofik tertentu tidak dapat diolah oleh sebagian mahluk hidup menjadi energi, sehingga hanya menghasilkan kotoran saja. Makanan yang dicerna oleh mahluk hidup tidak semuanya menjadi tambahan organ tubuh atau peningkatan berat tubuh. Akan tetapi sebagian dikeluarkan dan sisanya menjadi energi. Piramida energi berfungsi menghitung aliran energi pada ekosistem tertentu dengan satuan (kal/m²/th).

  1. Piramida Biomassa

Selanjutnya adalah piramida biomassa. Piramida biomassa adalah piramida makanan yang memadukan massa dari seluruh organisme pada suatu lingkungan tertentu. Setelah itu, berat setiap organisme diukur dalam satuan gram. Berat tersebut diambil dari satuan berat rata-rata organisme dengan menggunakan rumus perkiraan yang sudah ditentukan.

Piramida biomassa dibagi menjadi 2, yaitu piramida terbalik dan piramida tegak. Piramida tegak berisi organisme pada habitat air, sedangkan piramida tegak untuk organisme pada habitat darat.

  1. Piramida Populasi

Piramida populasi berisi informasi jumlah populasi untuk sebuah ekosistem secara umum. Piramida populasi biasanya dibagi menjadi organisme yang menjadi mangsa dan organisme yang menjadi pemangsa. Keseimbangan jumlah organisme yang sesuai adalah jumlah mangsa harus lebih banyak dari jumlah pemangsa.

Sebagai contoh pada bagian dasar piramida ditempati oleh organisme penghasil makanan atau produsen yang jumlah nya lebih banyak dari jumlah organisme herbivora yang berada di atasnya. Demikian juga jumlah organisme herbivora juga lebih banyak daripada organisme karnivora yang ada di atasnya.

Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa semakin ke atas populasi dari organisme pada setiap tingkatan itu semakin sedikit jumlahnya. Sehingga membuat sumber makanan tidak akan pernah habis. Namun apabila terjadi hal sebaliknya, maka bakal terjadi kepunahan karena kurangnya sumber makanan.

Sekian artikel mengenai piramida makanan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat!

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *