Pengertian Tata Surya, Susunan, Matahari, Planet-planet, dan Bumi

oleh -310 views

Pengertian Tata Surya, Susunan, Matahari, Planet-planet, dan Bumi


TATA SURYA

Tata surya merupakan benda-benda langit yang berputar mengelilingi matahari sebagai titik pusatnya. Benda-benda langit tersebut terdiri dari 8 planet dengan orbit berbentuk elips, satelit alami, komet, asteroid, dan meteroid. Planet-planet tersebut selalu bergerak berputar mengelilingi matahari dikarenakan adanya pengaruh dari gaya gravitasi matahari.

Pernahkah Anda melihat ke arah langit pada malam hari? Anda pasti melihat langit berwarna hitam dengan bintang yang berkelap-kelip. Bintang adalah sebuah benda langit yang mengeluarkan cahaya. Bintang di langit terlihat seperti titik-titik cahaya dengan jumlahnya yang sangat banyak.

Agar anda semua lebih mengerti dan memahami apa itu tata surya beserta penjelasan lengkapnya. Tidak ada salahnya menyimak artikel dibawah ini.

Pengertian Tata Surya

emaze.com

Nah, berawal dari definisi. Apa sih sebenarnya tata surya itu?

Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan juga semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk 8 planet, yang itu mengorbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, satelit alami yang telah diidentifikasi dan juga jutaan benda langit (Meteor, asteroid, komet) dan lain sebagainya.

Tata surya sendiri terbagi menjadi matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar dan juga planet bagian terluar yaitu sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang jaraknya sekitar seribu kali nya diluar bagian terluar.

Susunan dan Anggota Tata Surya

Tata Surya (pixabay.com)

Jika kita amati di ruang angkasa, maka bumi kita terlihat seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengelilingi sebuah bintang yaitu matahari. Tidak hanya bumi yang mengelilingi matahari. Selain bumi, ada juga planet-planet lain yang bergerak mengelilingi matahari. Tidak hanya planet saja yang memutari matahari, tetapi ada juga benda-banda langit lainnya yang melakukan hal yang sama. Objek langit tersebut adalah satelit alami, asteroid, meteor, dan komet.Sungguh luas tata surya kita ini.

Semua benda-benda astronomi tersebut tersusun menjadi satu kesatuan dan membentuk sebuah sistem yang sangat teratur. Itu membuat antara planet satu dengan planet yang lain tidak bertabrakan. Sebuah sistem sempurna yang disebut sebagai tata surya. Nah, Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai benda langit yang ia menjadi anggota tata surya :

I. Bintang di Tata Surya

http://news.gunadarma.ac.id

Bintang adalah salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa karena bintang bisa memancarkan cahaya sendiri. Di dalam sistem tata surya ada banyak sekali bintang yang tidak dapat dihitung jumlahnya. Pernah anda mencoba menghitung bintang pada malam hari? Mungkin yang dapat anda hitung adalah bintang yang hanya bisa ditangkap oleh mata telanjang anda, belum yang luput dari mata anda. Tapi jangan pikir, bintang itu hanya yang berkelap-kelip dan yang bisa kita hitung dimalam hari. Matahari yang menerangi dunia ini, juga bintang.

Matahari merupakan bintang yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Matahari difungsikan sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang berguna bagi seluruh makhluk hidup. Cahaya matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Sedangkan panas dari matahari berguna untuk menghangatkan permukaan bumi. Matahari yang menerangi kita dari waktu terbit dan terbenam, sangat membantu kehidupan kita.

Matahari memiliki massa yang paling besar dibanding bintang-bintang lain yang terdapat dalam sistem tata surya kita. Karena massanya yang berat inilah, gaya gravitasi matahari dapat membuat planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar pada lintasan tertentu. Peredaran objek-objek langit itu, terjadi pada garis edar berbentuk elips dengan matahari sebagai pusatnya.

II. Planet-planet

Matahari dan Planet-planet (pixabay.com)

Apa perbedaan antara planet dan bintang? Bintang memancarkan cahayanya sendiri, tetapi tidak dengan planet. Planet merupakan benda langit yang faktanya tidak dapat memancarkan cahayanya sendiri, tetapi hanya merefleksikan cahaya matahari. Menurut International Astronomical Audit (IAU), planet adalah benda langit yang mempunyai orbit mengelilingi matahari.

Planet-planet di tata surya juga memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga bisa membentuk struktur bulat, dan memiliki lintasan orbit yang bersih (tidak memiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya).

Nama-nama planet ditata surya kita antara lain : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan Neptunus adalah nama-nama planet yang ada di tata surya. Nama-nama planet itu juga telah diurutkan berdasarkan jaraknya dari matahari mulai dari yang paling dekat hingga yang paling jauh.

Oh ya, Dahulu Pluto sempat dimasukkan sebagai salah satu anggota planet dalam sistem tata surya. Namun, sekarang pluto sudah tidak dianggap lagi sebagai sebuah planet karena lintasan orbitnya tidak bersih dari benda langit lainnya. Dimana hal ini bertentangan dengan definisi planet yang di sampaikan oleh IAU. Sehingga disepakati bahwa Pluto bukanlah sebuah planet lagi.

Dikarenakan garis edar planet yang berbentuk elips, jarak antara matahari dengan planet menjadi berubah-ubah. Posisi planet pada saat tertentu berada pada jarak terdekat (perihelium) dan pada saat yang lain berada pada jarak terjauh (aphelium).

Pengelompokan Planet-planet

Para ilmuwan kita, membagi 8 planet di tata surya menjadi beberapa kelompok berdasarkan berbagai faktor yang dimiliki oleh setiap planet. Berikut 3 susunan atau urutan planet yang dibuat oleh para ahli astronomi :

i. Pertama, pengelompokan posisi planet yang dilihat berdasarkan orbit bumi dapat dibagi menjadi : planet inferior dan planet luar superior. Planet inferior adalah planet yang letaknya di dalam orbit bumi, yaitu Merkurius dan Venus. Sedangkan, planet superior adalah planet yang berada di luar orbit bumi, yaitu planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

ii. Kedua, pengelompokan planet berdasarkan material penyusunnya yang itu dapat dibagi menjadi 2, yaitu planet terrestial dan planet jovian. Planet terrestial adalah planet dengan ukuran yang relatif kecil, berbatu, dan memiliki atmosfer yang tipis. Planet yang tergabung adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan, sisanya termasuk planet jovian. Yaitu planet dengan permukaan yang tersusun dari gas, cairan, es tebal, dan ukurannya relatif besar.

iii. Ketiga, pengelompokan berdasarkan letak planet yang dilihat dari orbit asteroid. Planet dapat dibagi menjadi planet luar dan planet dalam. Planet dalam adalah planet yang berada didalam orbit asteroid, yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan sisanya termasuk planet luar.

III. Satelit di Tata Surya

http://fe-id.blogspot.com

Satelit adalah anggota dari tata surya yang selalu mengitari planet. Semua satelit akan bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang diputarinya. Satelit juga berputar pada porosnya dan memutari planet yang diiringinya.

Satelit di tata surya dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan keberadaannya yaitu satelit alami dan juga satelit buatan. Satelit alami merupakan satelit yang diciptakan oleh Tuhan dan bisa bergerak dengan sendirinya tanpa bantuan manusia.

Satelit Alami

Satelit alami adalah benda langit yang bergerak mengelilingi sebuah planet. Hampir semua planet di tata surya memiliki satelit alami. Hanya Venus dan Merkurius yang tidak memiliki satelit alami. Berikut daftar nama-nama satelit alami setiap planet di tata surya :

No. Planet Nama Satelit Total Satelit
1. Merkurius
2. Venus
3. Bumi Bulan 1
4. Mars Phobos dan Demos 2
5. Yupiter Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Aananke, Carme, Pasiphea, Sinope, dan 3 lagi belum ada namanya. 16
6. Saturnus Atlas, 1980 S27, 1980 S26, Euphemetheus, Janus, Mimas, Coorbital, Encelandus, Tethys, Telesto, Calypso, Dione, Dione coorbital, 1980 S5, 1980 S6, Rhea, Titan, Hyperion, Lapetus, Phoebe. 21
7. Uranus Ariel, Umbriel, Titania, Oberon, Miranda, Puck, Cordelia, Ophelia, Bianca, Cresida, Desemona, Juliet, Portia, Rosalin, Belinda. 15
8. Neptunus Triton, Nereid, Naiad, Thalasa, Despina, Galatea, Larissa, Proteus. 8

 

Satelit Buatan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, satelit buatan adalah satelit yang dibuat atas dasar campur tangan dari manusia. Satelit buatan, gerakannya pun diatur oleh manusia. Sehingga ia bisa bergerak ditata surya ini sesuai dengan tujuan pembuatnya.

Sebagian besar satelit buatan manusia, dibuat dengan tujuan penelitian dan untuk mengamati objek-objek langit yang ada di ruang angkasa. Salah satu satelit yang dibuat manusia adalah satelit palapa yang merupakan satelit komunikasi domestik Indonesia. Berikut penjelasan mengenai beberapa jenis satelit buatan beserta fungsinya :

A). Satelit komunikasi, berfungsi sebagai stasiun pemancar ruang angkasa. Contoh dari satelit ini adalah Echostar 3 yang beroperasi di Amerika dan satelit Palapa yang ada di Indonesia.

B) Satelit cuaca, berfungsi untuk memonitor cuaca pada permukaan bumi. Contohnya adalah satelit TIROS yang dioperasikan oleh NOAA.

C) Satelit pencitraan Sumber Daya Alam, berfungsi memetakan permukaan bumi. Contohnya adalah LANDSAT dan Vanguard milik Amerika.

D) Satelit global positioning System (GPS), berfungsi untuk menentukan posisi garis bujur, garis lintang, dan ketinggian suatu tempat di permukaan bumi secara akurat.

E) Satelit penelitian yang diluncurkan dan berada pada orbit yang sesuai dengan objek penelitiannya. Sebagai contoh adalah satelit SOHO yang diluncurkan untuk meneliti matahari.

IV. Asteroid di Tata Surya

Asteroid (eskipaper.com)

Tiba kita pada asteroid. Asteroid adalah planet minor atau planetoid. Asteroid merupakan benda langit, yang jika kita lihat dari dekat akan menyerupai batuan. Jumlahnya pun juga banyak sekali dan mengorbit sendiri.

Ciri-Ciri Asteroid

Asteroid memiliki bentuk yang sangat tidak beraturan. Agar kita lebih memahami apa itu asteroid, simak ciri-ciri asteroid dibawah ini :

i. Bentuknya tidak beraturan

Tidak sama layaknya planet. Asteroid memiliki bentuk yang sangat tidak beraturan. Bentunya lebih mirip dengan bebatuan kecil warna-warni penghias aquarium, terkadang lonjir, bulat namun juga bersudut.

ii. Mengorbit pada matahari

Persamaan antara planet dan Asteroid adalah, sama sama tetap mengorbit mengelilingi matahari. Dalam mengelilingi matahari, asteroid berputar-putar dan kadang hingga terjatuh tak tentu arah. Itulah kadang situasi berbahaya nya dan kemungkinan akan dapat menabrak bumi.

iii. Tersusun atas debu dan es

Elemen yang menyusun asteroid terdiri dari debu dan juga es.

iv. Memiliki ukuran yang lebih kecil daripada planet kerdil

Asteroid termasuk kedalam benda langit yang kecil. Bahkan ukuran asteroid lebih kecil dibandingkan dengan planet kerdil yang dulu lebih dikenal dengan pluto.

V. Komet (Bintang Berekor)

pengelanaratusanbintang.blogspot.co.id

Komet adalah benda langit yang juga berukuran kecil. Hampir sama dengan asteroid. Material penyusun komet terdiri partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan juga gas. Komet sering terlihat seperti sebuah benda langit yang bercahaya dan berbentuk memanjang menyerupai ekor. Olah karena itu orang-orang sering menyebutnya sebagai bintang berekor.

Tubuh komet terdiri dari 3 bagian yaitu bagian inti, koma, dan ekor. Inti komet terbuat atas kristal es dan gas yang membeku dengan diameter kira-kira sebesar 10 km. Bagian koma komet memiliki diameter yang panjangnya dapat mencapai 100.000 km, ukurannya jauh lebih besar dibanding intinya.

Bagian ekor adalah bagian terbesar yang bisa mencapai panjang 100 juta km dan tersusun atas gas hasil penguapan kristal es pada bagian intinya.

Komet yang memiliki lintasan yang bermacam-macam, tapi yang paling pendek lintasannya adalah komet Enche. Panjang lintasannya hanya 3,3 km, sehingga komet ini sering berada di dekat matahari.

VI. Meteor atau Meteorid

Meteor (youtube.com)

Meteror merupakan penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi. Umumnya disebut sebagai bintang jatuh.

Bagaimana penampakan itu bisa terjadi? Penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi disebabkan oleh panas yang dihasilkan karena tekanan ram. Lalu apa itu tekanan?

Dalam keilmuan fisika, tekanan ram bisa dijelaskan sebagai tekanan yang itu disebabkan oleh benda yang bergerak dalam kecepatan supersonic di medium fluida (Seperti gas dan cairan). Didalam medium fluida (Seperti gas atau cairan). Tekanan RAM sendiri menghasilkan gaya hambat besar pada benda yang jatuh, nah dalam kasus ini disebut sebagai meteoroid.

Matahari Sebagai Pusat Tata Surya

learnwithedo.wordpress.com

Matahari juga merupakan bintang di tata surya, dengan massa yang sangat berat (300.000 kali massa bumi). Matahari bukanlah bintang paling besar jika dibandingkan dengan 100 miliar lebih bintang lainnya yang ada di galaksi bimasakti.

Matahari adalah bintang terbesar dalam sistem tata surya kita. Diameter matahari sendiri besarnya adalah 1.400.000 km yaitu sekitar 110  kali ukuran bumi. Sedangkan jarak antara matahari dengan bumi adalah 149.000.000 km atau sering dibulatkan menjadi 150 juta km.

Planet-planet di tata surya selalu bergerak mengelilingi matahari dikarenakan terdapat gaya gravitasi matahari. Besarnya gaya gravitasi matahari 28 kali lebih kuat dibanding gaya gravitasi bumi, karena massa matahari jauh lebih besar dibanding massa bumi.

Asal anda tahu. Suhu permukaan matahari berkisar antara 5000 ºC-6000 ºC sedangkan suhu intinya bisa mencapai 15 juta ºC. Unsur gas yang membentuknya adalah hidrogen, helium, karbon, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya.

Lapisan-lapisan Matahari

Matahari bentuknya layaknya seperti bola raksasa dan suhunya tentu saja panas sekali. Jika dilihat dari permukaan bumi, matahari terlihat halus dan juga rata, padahal faktanya tidaklah demikian. Pada permukaan matahari, terjadi lompatan dan jilatan api disetiap waktunya. Matahari tersusun atas beberapa bagian yang memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda seperti dibawah ini :

Atmosfer Matahari

Lapisan terluar matahari adalah atmosfer matahari. Di daerah yang dekat dengan permukaan matahari, temperaturnya lebih kecil daripada lapisan terluar yang bisa mencapai suhu hingga jutaan derajat celcius. Kondisi ini terlihat aneh dan sampai saat ini masih belum diketahui apa penyebabnya.

Atmosfer matahari tersusun dari dua lapisan, yaitu lapisan kromosfer dan korona :

A) Kromosfer adalah lapisan yang paling dekat dengan permukaan matahari dan mempunyai kerapatan yang rendah. Kromosfer bisa dilihat saat gerhana matahari, yaitu cincin atau mantel merah yang menutupi bola matahari. Berdasarkan warna ini, para ilmuwan memperkirakan suhunya mencapai 4.500 ºC.

B) Korona adalah lapisan terluar pada matahari, yang berarti mahkota. Suhu korona diperkirakan mencapai 1.000.000 ºC. Tebal laipsan korona 2.000 km.

Fotosfer Matahari

Fotosfer atau permukaan matahari yang tersusun atas gas dengan suhu dan kerapatan yang sangat tinggi. Lapisan ini adalah lapisan yang tidak tembus pandang karena partikel-partikel gas penyusunnya sangat tebal dan juga padat. Suhu di Fotosfer berkisar antara 5.000-6.000 ºC.Fotosfer berfungsi sebagai selimut agar matahari tidak terlalu banyak mengeluarkan energi.

Inti Matahari

Inti matahari ukurannya 1/64 kali dari volume total matahari. Bagian ini tersusun dari partikel-partikel gas yang padat dengan densitas sekitar 150 kali lebih padat daripada densitas air. Akibatnya, suhu dan tekanannya menjadi sangat tinggi sehingga memungkinkan terjadinya reaksi fusi hidrogen.

Suhu dari inti matahari ini bisa mencapai 15.000.000 ºC. Pada bagian ini, reaksi fusi terjadi pada suhu yang sangat tinggi sehingga disebut reaksi fusi termonuklir. Reaksi fusi adalah pengabungan dua inti atom menjadi inti atom yang lain. Pada matahari reaksi fusi menyebabkan inti atom hidrogen berubah menjadi inti atom helium.

Cahaya Matahari

Cahaya matahari adalah gelombang elektromagnetik yang diradiasikan matahari. Ada berbagai macam spektrum cahaya atau panjang gelombang cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Tersusun atas spektrum sinar gamma, sinar-X, sinar ultraviolet, sinar tampak, sinar infrared, gelombang TV, dan gelombang radio.

Planet-planet di Tata Surya

universetoday.com

Benda langit lainnya adalah planet. Planet tetap berada di orbit karena adanya gaya gravitasi matahari. Kekuatan gaya gravitasi matahari lebih besar dibandingkan gaya gravitasi yang dimiliki setiap planet. Hal inilah yang membuat planet selalu bergerak mengelilingi matahari. Nah, ada planet apa saja yang berada di tata surya kita dan bagaimana penjelasannya terkait planet-planet tersebut? Berikut penjelasannya :

I. Planet Merkurius

Planet Merkurius (pixabay.com)

Nama planet merkurius sendiri diambil dari nama dewa perdagangan bangsa romawi. Paska pluto dikeluarkan dari kelompok planet, merkirus menjadi planet yang paling kecil.

Perumpamaannya, jika bumi kita ini seukuran bola bisbol maka planet merkurius ini seukuran bola golf.

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Dari Sampai
Merkurius 58 4.900 -170 430

 

II. Planet Venus

Planet Venus (pixabay.com)

Planet yang ada pada urutan kedua berdasarkan jaraknya dari matahari adalah planet Venus. Ukuran Venus hampir mirip dengan ukuran planet bumi sehingga sering disebut sebagai kembaran bumi. Planet dengan atmosfer tertebal ini memiliki tekanan atmosfer yang 100 kali lebih kuat daripada atmosfer bumi.

Planet Venus adalah planet yang terlihat paling terang, sehingga dapat dilihat kira-kira selama 4 jam sebelum matahari terbit. Planet Venus juga dijuluki sebagai bintang fajar. Venus biasanya juga dikenal sebagai bintang senja karena terlihat bersinar terang di Barat saat matahari akan terbenam. Namun, Venus bukanlah bintang karena tidak mampu menghasilkan cahaya sendiri.

Atmosfer Venus terdiri dari gas karbondioksida (sekitar 96%), gas nitrogen (3,5%), uap air dan gas-gas lainnya. Selain itu, atmosfer tebal Venus juga membuat suhu permukaannya menjadi sangat panas, yaitu 477 ºC.

Arah rotasi planet Venus searah jarum jam. Rotasi planet Venus ini berkebalikan dengan arah rotasi pada planet-planet lain yang berputar berlawanan arah jarum jam. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi palnet bumi dan planet ini juga tidak mempunyai satelit.

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Dari Sampai
Venus 108 12.100 450 480

 

III. Planet Bumi

http://m-barsal.blogspot.co.id

Bumi adalah planet ketiga dari matahari yang menjadi tempat tinggal kita. Pemahaman manusia terhadap bumi mengalami banyak perkembangan disetiap zamannya. Awalnya manusia menganggap bumi ini sebagai flat earth dan alam semesta ini berbentuk seperti kubah tertutup dengan bumi sebagai lantainya. Pendapat ini disampaikan oleh bangsa babilonia yang hidup 2000 SM.

Lebih jelasnya, berikut ini adalah ciri-ciri planet bumi :

a) Berwarna biru (laut) dan putih (awan)

b) Satu-satunya planet yang terdapat kehidupan didalamnya

c) Jarak bumi ke matahari 149,6 Juta KM

d) Memiliki diameter sebesar 12.742 KM dan Vol 1,08x

e) Suhu pada permukaan bumi minimal -89 C maksimal 57 C dan rata-rata 15 C

f) Periode rotasi 24 Jam (1 Hari) dan periode revolusi 365 hari (1 Tahun)

g) Memiliki satu buah satelit yakni bulan

h) Dan lain sebagainya.

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Dari Sampai
Bumi 150 12.750 -90 50

 

IV. Planet Mars

Planet Mars (pixabay.com)

Mars adalah planet keempat jarak terdekat dari matahari. Mars juga disebut sebagai planet merah karena permukaannya terlihat berwarna merah. Warna merah planet ini ada akibat banyaknya debu angin yang bertebangan di permukaannya. Di permukaan Mars ada kawah dan gunung yang sangat tinggi dan besar.

Seluruh permukaan Mars adalah padang pasir yang ditutupi oleh debu dan batuan padat yang berwarna oranye kemerahan. Lapisan atmosfer Mars tersusun karbon dioksida dan gas nitrogen. Di planet ini tidak ada air dan planet ini memiliki 2 satelit alami yang bernama Phobos dan Deimos.

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Dari Sampai
Mars 228 6.800 -120 -130

 

V. Planet Yupiter

Planet Yupiter (omahberita.com)

Planet selanjutnya adalah planet Jupiter atau yupiter. Nama Jupiter sendiri diambil dari nama lain dewa Zeus yang ia merupakan raja dari semua dewa-dewa menurut kepercayaan bangsa romawi.

Berikut ini adalah ciri-ciri planet Jupiter :

a) Jika dilihat dari ruang angkasa, Jupiter terlihat memiliki warna berlapis-lapis kombinasi warna orange dan putih. Warna orange tersebut berasal dari awan ammonium hidrosulfidan dan putih berasal dari awan ammonia

b) Jarak rata-rata planet Jupiter dan matahari adalah 778,55 Juta KM.

c) Planet ini adalah planet terbesar

d) Diameternya adalah 139.822 km dan memiliki volume 1,43x

e) Tidak memiliki permukaan padat seperti halnya gas lainnya.

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Yupiter 778 142.700 -150

 

VI. Planet Saturnus

Planet Saturnus (pixabay.com)

Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya setelah Yupiter. Ukuran Saturnus ini 9 kali ukuran bumi. Saturnus memiliki lapisan atmosfer yang tebal, terdiri dari gas hidrogen dan gas helium dan sejumlah kecil gas metana dan amonia.

Saturnus adalah planet yang memiliki ciri khas sangat indah karena mempunyai tiga cincin di bagian atmosfernya. Cincin ini diperkirakan tersusun dari partikel-pertikel debu halus, kerikil kecil, dan es yang sangat besar. Planet ini terlihat berwarna kekuningan. Saturnus memiliki 31 satelit dan salah satunya adalah Titan.

Berikut adalah ciri-ciri planet Saturnus, planet kedua terbesar setelah Jupiter :

a) Memiliki cincin yang terbuat dari gumpalan-gumpalan es

b) Planet ini berwarna kuning pucat

c) Jarak planet saturnus dan matahari adalah 1,4 Miliyar km.

d) Atmosfernya terdiri dari gas ammonia dan metana

e) Tidak memiliki permukaan padat yang terdiri dari helium, hydrogen dan es

f) Diameter sebesar 116.464 km dan volume sebesar 8, 2713x

g) Suhu permukaannya berkisar antara -136 C hingga -186

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Saturnus 1.425 120.000 -190

 

VII. Planet Uranus

www.videoblocks.com

Planet Uranus ditemukan oleh seorang astronom Inggris bernama Sir William Herschel pada tahun 1781. Uranus terlihat diselimuti oleh awan tebal yang menyebabkan permukaannya susah untuk diamati dari bumi. Planet dengan cinicn tipis ini terlihat berwarna hijau kebiruan. Atmosfer di planet ini terdiri dari hidrogen, helium, dan metana.

Planet yang berada pada posisi ke-7 ini berputar dari arah timur ke barat seperti Venus. Namun bedanya, arah rotasi tidak searah jarum jam, melainkan dari atas ke bawah. Uranus berputar dengan cepat pada porosnya. Maka dari itu, daerah ekuator Uranus ukurannya lebih besar daripada bagian lainnya.

Kecepatan rotasi yang cepat juga menyebabkan angin bertiup di atmosfer Uranus. Uranus juga termasuk planet yang mempunyai cincin. Namun cincin Uranus tidak dapat dilihat dari bumi, meskipun dengan bantuan teleskop. Planet ini memiliki lumayan banyak satelit yakni 27 satelit. Terdapat lima satelit besar yang bernama Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

Berikut ciri-ciri yang dimiliki oleh planet Uranus :

a) Memiliki cincin unik yang melingkari planet secara vertikal

b) Jaraknya 2,7 Milyar km dari matahari

c) Diameter = 50.724 km dan Volume = 6,833x

d) Berwarna biru muda

e) Tidak memiliki permukaan padat yang tersusun dari fluida gas dan cair

f) Suhu permukaannya berkisar antara -194 C samapi -271 C

g) Periode rotasi 17 Jam dan periode revolusi 84 tahun

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Uranus 2.867 50.800 -180

 

VIII. Planet Neptunus

Planet Neptunus (pixabay.com)

Planet terakhir yang akan kita bahas adalah planet neptunus. Nama planet ini diambil dari nama dewa romawi yang dipercaya menguasai lautan. Permukaan neptunus terdiri dari air, ammonia dan metana. Jarak neptunus dengan matahari sendiri adalah 4,5 milyar km. Neptunus memiliki 13 buah satelit, 8 diantaranya adalah Triton, Nereid, naiad, thalasa, despina, galatea, larissa, proteus dan lain sebagainya.

Adapun ciri-ciri planet neptunus adalah antara lain :

a) Memiliki cincin tipis dari partikel-partikel es

b) Suhu permukaannya berkisar antara -198 C sampai -215 c

c) Planet neptunus berwarna biru

d) Termasuk planet luar dan planet raksasa gas

e) Diameter = 49.244 km dan volume = 6,254x

Planet Jarak dari Matahari

(juta km)

Diameter

(km)

Suhu Permukaan

(ºC)

Neptunus 4.486 48.600 -220

 

Demikianlah artikel mengenai tata surya disertai penjelasan mengenai benda-benda langit yang ada di dalamnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua, agar lebih mengenal tata surya dan juga bisa menjadi referensi belajar Anda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *