PT VDNI Bantu Air Bersih Warga Sekitar Tambang di Morosi Sulawesi Tenggara

oleh -265 views

Morosi – Air bersih memang sudah lama menjadi masalah umum di Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Untuk mendapat air bersih, biasanya banyak warga Konawe harus mengandalkan jasa penjualan air tower. Kini cukup dengan memutar keran dari bak penampung, air sudah bisa masuk dalam rumah tanpa mengeluarkan uang untuk membeli. Air bersih gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) untuk warga sekitar.


Mahadi, Kepala Desa Purui mengatakan sedikitnya ada 186 kepala keluarga yang bermukin di desanya. Semuanya menikmati air bersih yang diberikan PT Virtue Dragon Nikel Industri, perusahaan pemurnian nikel yang sejak 2015 lalu didirikan oleh pemerintah Indonesia dan Cina.

Lebih lanjut, Mahadi menjelaskan, air bersih dari perusahaan sangat bermanfaat bagi warganya. Selama ini, air hanya diambil dari sumur namun kurang baik karena keruh. Kemudian warga harus mengeluarkan uang sedikitnya Rp 50 ribu per 4 hari untuk membeli air tower.

“Sekarang sudah tidak lagi, karena sudah ada air dari perusahaan,” katanya.

Seperti yang dilansir dari Kumparan, Sumber air bersih milik perusahaan yang dialirkan ke rumah-rumah warga berasal dari Sungai Pohara. Sungai ini dijadikan sumber air penyiram di tungku pembakaran ore nikel. Namun sebagian diambil dan dijernihkan untuk air minum yang tidak hanya digunakan untuk perusahaan melainkan untuk warga sekitar.

Desa Purui dulunya hanya pemukiman terpencil yang dikelilingi rawa dan hutan. Namun sejak pabrik PT VDNI beroperasi pada 2015, wajah desa ini langsung berubah total. Pabrik PT VDNI hanya berjarak 100 meter dari pemukiman warga Desa Puurui. Desa ini berjarak 50 kilometer dari ibu kota Kabupaten Kendari.

Deputy Branch Manager PT VDNI, Nanung Achmad Chairillah Wijdan, mengatakan, pemberian air bersih kepada warga sekitar perusahaan merupakan tanggung jawab sosial. Namun ini bukan corporate social responsibility atau biasa disebut CSR. Pasalnya PT VDNI hingga kini belum melakukan produksi seperti yang telah dicanangkan.

“Sejatinya, CSR adalah tanggung jawab perusahaan atas dampak yang timbul dari keputusan dan aktivitasnya. Tujuannya adalah untuk menyumbang pada pencapaian pembangun. Namun untuk sementara kami menggunakan anggaran yang ada untuk itu semua kepada masyarakat,” kata Nanung.

Untuk saat ini katanya baru satu desa yang mendapatkan air bersih. Sementara yang lain instalasi air bersih sementara dirampungkan. Namun dirinya berharap semua desa disekitar perusahaan sudah bisa merasakan air bersih ditahun 2018. Masyarakat pun tidak dipungut biaya untuk mendapatkan air bersih.

“Kita semua yang siapkan. Ada beberapa desa itu bak penampungnya hasil dari anggaran dana desa, sehingga kami hanya membantu air dan bahan-bahan lainnya,” jelasnya.
Selain air bersih, perusahaan juga sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat. Mulai dari ganti rugi tambak ikan, pembangunan mesjid, rehabilitasi sekolah, dan saat ini yang sementara diupayakan adalah pembangunan jalan raya di pintu masuk PT VDNI.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *