Safe Deposit Box, Solusi Peyimpanan Barang Berharga Saat Mudik

197

Jakarta – Jelang libur lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik pulang ke kampung halaman. Biasanya rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong dengan barang-barang berharga di dalam seperti perhiasan, dokumen penting, sertifikat, ijazah dan sebagainya. Tentunya sangat beresiko terjadi suatu hal yang tidak diinginkan seperti pencurian, kebakaran hingga bencana alam.


Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap barang-barang berharga saat ditinggal mudik, PT Pegadaian (Persero) menawarkan jasa penitipan barang berharga pada safe deposit box.

“Kita punya produk safe deposit box. Jadi kalau orang mau mudik, perhiasan, dokumen, daripada barang-barang itu takut kenapa-kenapa lebih baik dititipkan di deposit box,” ujar Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani, seperti yang dilansir dari Detik, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Keuntungan SDB Pegadaian, yakni tidak harus memiliki rekening tabungan, biaya pendaftaran hanya Rp10 ribu, tarif sewa yang kompetitif, tersedia dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Selain itu, juga tersedia bagi penyewa perorangan maupun badan usaha, jangka waktu sewa satu tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis.

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan, masyarakat bisa menggunakan deposit box yang disewakan oleh pegadaian untuk menyimpan barang-barang berharga yang berukuran kecil. Seperti perhiasan atau dokumen penting.

Untuk masalah tarif sendiri tergantung ukuran yang disewa. Untuk ukuran 3×10 inci dihargai Rp 500 ribu untuk sewa selama satu tahun. Kemudian 5×10 inci Rp 500 ribu. Dan 10×10 inci Rp 800 ribu.

Tarif Safe Deposit Box Pegadaian

Ukuran (inchi) Jangka Waktu Tarif Biaya
3×10 12 Bulan Rp 500 ribu
5×10 12 Bulan Rp 500 ribu
10×10 12 Bulan Rp 800 ribu

Titip Mobil di Pegadaian Dengan Cara Gadai

Sementara, untuk barang-barang yang besar seperti kendaraan. Masyarakat bisa juga menyimpannya di pegadaian, dengan cara digadai.

“Misalnya mobil, itu kan enggak mungkin disimpan di box. Jadi dia siasatinya dengan gadai, tapi hanya ambil 5% dari nilai barang. Jadi misalnya dia enggak butuh uang, tapi ingin simpan mobilnya di pegadaian, nah itu mobil yang nilai gadainya Rp 100 juta, dia ambil saja Rp 5 juta. Kan kalau begitu bunganya enggak besar,” katanya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here