Simbiosis Mutualisme Beserta Contoh dan Penjelasannya Lengkap

oleh -1.062 views
wdfw.wa.gov

SIMBIOSIS MUTUALISME – Makhluk hidup yang ada di muka bumi saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Sehingga, tidak mungkin satupun makhluk hidup dapat hidup tanpa tergantung dengan makhluk yang lain. Hubungan atau pola interaksi makhluk hidup ini ada yang dinamakan simbiosis.


Kali ini, kita akan memperdalam mengenai simbiosis mutualisme. Simak penjelasan berkut ini.

Pengertian 

google.com

“Mutual” berarti saling. Sehingga simbiosis mutualisme adalah suatu interaksi antara 2 makhluk hidup yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Jadi ketika terjadi interaksi antara 2 makhluk hidup yang berbeda, maka keduanya akan mendapatkan manfaat dari. Pada umumnya makhluk hidup yang melakukan simbiosis mutualisme akan mengalami kerugian, apabila tidak melakukan simbiosis. Oleh karena itu kehadiran makhluk hidup lain menjadi begitu penting bagi dirinya.

Contoh Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme banyak terjadi di lingkungan sekitar kita. Mungkin karena kita kurang paham sehingga kita kurang bisa merasakan interaksi antar makhluk hidup ini. Berikut contoh-contoh simbiosis mutualisme:

  1. Kupu-kupu dengan Bunga
brookmeadeucc.org

Kupu-kupu pada umumnya menyukai memakan sari manis atau nektar pada bunga. Sedangkan bunga sebagai organ reproduksi pada tumbuhan terbantu karena serangga cantik ini membantu menyebarkan serbuk sari. Ketika kupu-kupu hinggap di bunga, kakinya akan menyentuh bagian putik dan benang sari pada bunga. Sehingga mengakibatkan serbuk sari menempel pada putik dan terjadi proses penyerbukan pada bunga.

  1. Lebah dengan Bunga

Lebah biasanya hinggap pada bunga karena ingin memperoleh madu atau nektar sebagai makanannya.Keberadaan lebah ini dapat membuat proses penyerbukan pada bunga bisa berlangsung dengan mudah. Sehingga bunga diuntungkan dengan kehadiran lebah yang hinggap pada dirinya.

  1. Semut Rangrang dengan Tumbuhan
life.trubus.id

Semut Rangrang atau Oecophylla smaragdina merupakan serangga yang biasa kita jumpai pada tanaman-tanaman bah seperti mangga, nangka, dan lain-lain. Mungkin bagi kita keberadaan semut ini sangat mengganggu karena membuat kita kesulitan mengambil buah dari pohon.

Namun keberadaan semut ini sangat menguntungkan tumbuhan-tumbuhan tersebut. Hal ini dikarenakan semut Rangrang akan melindungi tumbuhan dari serangan hama yang merusak tanaman. Semut Rangrang memperoleh keuntungan karena dapat membuat sarang pada tumbuhan. Sehingga ketika terdapat hama yang menyerang tumbuhan tersebut, artinya hama itu menyerang sarang semut Rangrang. Serangga kecil ini pun tidak akan tinggal diam sehingga dia akan menyerang balik hama yang menyerang tumbuhan.

  1. Tanaman Polong-polongan dengan Bakteri

Bakteri Rhizobium leguminosarum adalah bakteri yang berfungsi menyuburkan tanah dengan cara mengikat Nitrogen yang terdapat dalam udara bebas. Sehingga tanaman polong-polongan akan menjadi lebih subur. Selain mengikat Nitrogen, Rhizobium dapat menjaga agar pH tanah tetap stabil, suhu tanah terjaga dengan baik, dan mencegah erosi tanah. Sedangkan bakteri Rhizobium akan mendapatkan makanan dari tanaman polong-polongan.

  1. Manusia dengan Bakteri

Selanjutnya adalah Bakteri Escherichia Coli yang memiliki arti bakteri yang biasanya terdapat pada usus besar manusia. Keberadaan bakteri E. Coli ini berguna untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat dan mempercepat proses pembusukan di dalam usus besar.

Selain itu bakteri E. Coli juga mempunyai manfaat untuk membantu proses produksi vitamin K yang berguna pada proses pembekuan darah. Sedangkan bakteri ini mendapat keuntungan karena bisa mendapat makanan dari sisa-sisa makanan pada usus besar.

  1. Burung Pelatuk dengan Semut

Burung Pelatuk akan membuat sarang dan bertelur pada sebuah pohon yang ditinggali semut. Burung pelatuk akan mendapatkan keuntungan karena semut akan melindungi telur-telurnya. Sedangkan semut mendapat manfaat karena mendapat perlindungan dari predator yang akan menyerang semut.

  1. Kerbau dengan Burung Jalak
eBIOLOGI.COM

Burung Jalak biasanya hinggap pada tubuh kerbau dan mendapatkan makanan berupa kutu yang berada pada tubuh kerbau. Sedangkan kerbau mendapat keuntungan karena kutu pada tubuhnya menjadi berkurang atau mungkin hilang menjadi tidak ada.

  1. Anemon Laut dengan Ikan Badut

Ikan ini lebih dikenal dengan nama Nemo. Anemon laut akan memberikan perlindungan dari serangan predator seperti ikan kupu-kupu. Sedangkan ikan badut memakan parasit berbahaya yang melekat pada tentakel anemon laut dan membersihkan anemon dari kotoran.

  1. Bunga Raflesia dengan Lalat

Lalat akan membantu bunga Raflesia arnoldi untuk melakukan penyerbukan. Sedangkan lalat akan mendapatkan sari manis dari bunga Raflesia arnoldi.

  1. Semut dengan Kutu Daun

Semut pekerja akan menggunakan antena mereka untuk membuat peternakan kutu daun untuk menghasilkan embun madu. Pada saat proses pemerahan akan dihasilkan cairan kaya zat gula yang sangat berguna untuk sebuah koloni semut. Sedangkan kutu daun akan mendapat keuntungan, karena semut akan mengatur proses pembibitan kutu daun muda dan membawa kutu daun dewasa ke pada rumput yang segar. Semut juga akan melindungi kawanan kutu daun tersebut dari serangan predator.

  1. Kantong Semar dengan Kelelawar Berbulu Wol

Kelelawar berbulu wol mendapatkan keuntungan dari kantong semar yang akan melindungi dia ketika dari teriknya sinar matahari ketika tidur di pagi hari. Sedangkan kantong semar akan mendapatkan makanan dari kotoran kelelawar yang tinggal di dalamnya.

  1. Zebra dengan Burung Oxpecker
flickr.com

Burung Oxpecker akan hinggap pada tubuh zebra dan memakan parasit atau kutu yang menempel pada tubuh hewan berkulit belang ini. Hubungan keduanya termasuk simbiosis mutualisme karena zebra juga mendapat keuntungan. Dimana tubuh zebra akan bersih dari parasit yang berbahaya baginya.

  1. Buaya dengan Burung Plover

Buaya mendapat keuntungan dengan adanya burung Plover yang memakan sisa-sisa makanan yang menempel pada mulut buaya. Burung ini juga akan memakan parasit atau serangga pengganggu yang berada pada tubuh buaya. Jadi buaya mendapat keuntungan karena tubuh dan mulutnya menjadi bersih, sedangkan burung Plover mendapatkan makanan.

  1. Petani dengan Burung Hantu
gemarburung.com

Burung hantu dapat membantu petani membasmi hama tikus yang menyerang ladangnya. Sedangkan burung hantu bisa mendapatkan makanan dari hal tersebut.

  1. Rayap dengan Flagellata

Contoh yang ini adalah beru[a Flagelata yang mengeluarkan enzim selulase yang membantu rayap mencerna kayu, meskipun flagelata mendapat makanan dari rayap. Jenis flagelata dalam bahasan ini yakni Flagellata Trichonympha dan Myxotricha yang hidup di dalam usus rayap dan dapat membantu rayap untuk mencerna kayu. Hal ini dikarenakan enzim selulosa dapat membuat partikel kayu yang keras menjadi lebih lunak.

Demikian berbagai contoh simbiosis mutualisme. Semoga artikel ini bisa bermanfat!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *