Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya Lengkap Beserta Gambar Organel-organel Sel

by -738 views

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya Lengkap Beserta Gambar Organel-organel Sel

Pengertian Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Sebelum kita membahas lebih jauh terkait sel tumbuhan beserta fungsi-fungsinya, kita paparkan terlebih dahulu pengertian sel dan juga sel tumbuhan menurut para ahli itu apa sih?

Dibawah ini Terdapat beberapa pengertian sel menurut para ahli :

Pertama, menurut Mathias Schleiden seorang ahli anatomi tumbuhan dan Theodor Schwann seorang ahli anatomi hewan. Mereka menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan struktural kehidupan.

Kedua, menurut Max Schultze dan Thomas Huxley. Mereka berdua berpendapat bahwa setiap aktivitas yang dilakukan oleh sel menggambarkan aktivitas yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Berangkat dari pendapat tersebut, mereka berdua mengatakan bahwa sel merupakan satu kesatuan fungsional kehidupan.

Ketiga, menurut Rudolf Virchow yang menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan pertumbuhan. Namun, pendapat ini berubah setelah ditemukannya gen di dalam inti sel. Berdasarkan hasil penemuan itu kemudian meuncullah teori yang menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan heriditas dari makhluk hidup.

Jika kita bisa tarik kesimpulan, berangkat dari definisi-definisi sel menurut ilmuwan diatas, pengertian sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup. Jadi sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari tumbuhan. Berdasarkan teori-teori di atas didapatkan sebuah kesimpulan mengenai fungsi sel-sel tumbuhan.

Fugsi sel tumbuhan tersebut antara lain adalah

  1. Sebagai penyusun tubuh tumbuhan
  2. Penggerak seluruh aktivitas di dalam tubuh tumbuhan,
  3. Sebagai penyusun tubuh tumbuhan
  4. Berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan,
  5. Pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan
  6. Berkaitan dengan reproduksi tumbuhan.

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya (wasiwa.com)

Secara umum struktur sel tumbuhan dapat di bagi menjadi 3 bagian yaitu inti sel, sitoplasma, dan membran sel. Setiap bagian sel tumbuhan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai bagian-bagian sel tumbuhan sekaligus fungsinya : .

Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)

Inti Sel atau Nukleus (kehidupankita.com)

Inti sel atau biasa disebut nukleus adalah suatu organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk kelompok sel eukariotik. Di dalam inti sel banyak sekali terkandung materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleic acid). Di dalam DNA tersimpan informasi genetik yang berbentuk polinukleotida.

Fungsi inti sel ini sendiri adalah untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Informasi genetik ini nantinya akan diturunkan ke generasi selanjutnya. Sehingga bisa dianggap bahwa nukleus merupakan organel terpenting dalam sebuah sel.

Struktur inti sel tumbuhan tersusun dari membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus.

Membran Nukleus atau Selaput Inti (Karioteka)

Membran Nukleus (slideplayer.info)

Jika dilihat menggunakan mikroskop elektron, membran nukleus terdiri dari 2 selaput yaitu selaput luar dan selaput dalam. Selaput luar berhubungan langsung dengan sitoplasma sehingga banyak ditempeli oleh ribosom.

Fungsi membran nukleus sendiri adalah untuk memisahkan inti sel dari sitoplasma yang mengelilinginya. membran nucleus juga disebut amplop nukleus karena didefinisikan sebagai membran yang mengelilingi materi genetic yang terkandung didalam inti sel. membran nukleus terdiri dari membran dalam, luar, lamina dan komplek pori. Amplop atau selubung nukleus terdiri dari fosfolipid dan mengelilingi inti sel dengan membran berlapis ganda terdiri dari beberapa pori-pori.

Pori-pori tersebut mengontrol bagaiamana RNA dan protein melewati membrane kedalam inti tetapi memungkinkan air, ion dan molekul kecil lainnya untuk secara bebas melewati.

Sedangkan lamina nukleus diartikan sebagai filament lamin yang mendukung struktur inti kompleks. Pori nukleus adalah satu-satunya cara molekul dapat bergerak masuk dan keluar dari inti sel.

Kompleks pori terdiri hingga 100 protein yang berbeda-beda dan ia memainkan peran besar dalam bagaimana protein disintesis dalam sel. Kromatin yang terkandung dalam amplop nukleus. Kromatin adalah DNA dan protein yang dikombinasikan bentuk kromosom, yang merupakan bahan bangunan sel dan mengandung kode genetic untuk replikasi sel.

Nukleoplasma (Kariolimfa)

Nukleoplasma (pinterest.com)

Nukleplasma disebut juga getah nukleus atau karyoplasma, ini adalah cairan yang biasanya ditemukan didalam inti sel eukariotik. Cairan ini mengandung air, ion terlarut dan juga campuran kompleks molekul. Fungsi utama dari Nukleplasma adalah untuk bertindak sebagai media suspense untuk organel inti.

Sedangkan fungsi lainnya adalah termasuk untuk pemeliharaan bentuk dan struktur nukleus dan juga transportasi ion, molekul dan zat-zat lain yang sekiranya penting untuk metabolisme dan fungsi sel.

 Kromatin dan Kromosom

Kromatin dan Kromosom (informazone.com)

Lebih jelasnya terkait kromatin dan juga kromosom, perhatikan tabel dibawah ini :

  Kromatin Kromosom
Definisi Di dalam nukleus, DNA heliks ganda dikemas oleh protein khusus (histone) untuk membentuk kompleks yang disebut kromatin. Kromatin mengalami kondensasi lebih lanjut untuk membentuk kromosom. Struktur kompak asam nukleat dan protein ditemukan di inti kebanyakan sel hidup, membawa informasi genetik dalam bentuk gen.
Struktur Terdiri dari nukleosom-kompleks DNA dan protein (disebut histon). Mewakili DNA yang dilipat pada nukleoprotein dengan ukuran 50. Serat kromatin kira-kira berdiameter 10 nm. Kromosom merupakan Serat Chromatin yang terkondensasi. Mereka adalah urutan yang lebih tinggi dari organisasi DNA, di mana DNA dikondensasi setidaknya 10.000 kali ke dirinya sendiri.
Pasangan Kromatin tidak berpasangan Kromosom berpasangan
Aktivitas Metabolik Permisif terhadap replikasi DNA, sintesis RNA (transkripsi) dan rekombinasi. Tahan terhadap proses-proses ini
Keberadaan Ditemukan sepanjang siklus sel. Terlihat jelas selama pembelahan sel (metafase, anafase) sebagai struktur yang sangat kental sampai beberapa ribu nm.

 

Nukleolus (Anak Inti)

Nukleolus (haikudeck.com)

Nukleolus atau anak inti adalah sebuah organel sel yang terletak di dalam nukleus dan berukuran lebih besar dari kromatin. Komposisi nukleolus sebagian besar terdiri dari benang-benang halus DNA.

Fungsi nukleolus adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis RNA. Di dalam nukleolus informasi genetik yang dibawa oleh DNA diuraikan sehingga menghasilkan rRNA. Molekul rRNA akan berfungsi sebagai penyusun organel ribosom di dalam sitoplasma.

Sitoplasma

Sel Tumbuhan dan Fungsinya (slideplayer.info)

Sitoplasma merupakan cairan kental, berbentuk seperti gel yang mengisi rongga di dalam sel. Di dalam sitoplasma terkandung banyak air dengan presentase sebesar 80%. Sitoplasma biasanya tidak berwarna atau bening. Di dalamnya juga banyak terkandung garam sehingga dapat dengan baik menghantarkan arus listrik.

Fungsi utama sitoplasma adalah sebagai media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Sitoplasma juga berfungsi untuk menyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk melakukan aktivitas.

Di dalam sel tumbuhan sitoplasma berguna untuk mengatur posisi kloroplas. Sitoplasma akan membantu kloroplas berpindah ke bagian yang terkena sinar matahari lebih banyak. Sehingga bisa memaksimalkan proses fotosintesis.

Sitoplasma bisa dibagi menjadi 3 bagian yaitu sitosol, organel-organel sel dan inklusi sitoplasma, berikut penjelasannya :

Sitosol

Sitosol adalah cairan kental yang didalamnya terdapat air, garam dan senyawa-senyawa organik. Sitosol sebagian besar terdiri dari air sebanyak 70% dan berisi campuran benang-benang sitoskleton (kerangka sel), senyawa organik dan anorganik.

Fungsi sitosol sendiri adalah sebagai sumber bahan makanan bagi sel dan organel-organel sel. Hal ini karena sitosol juga mengandung  senyawa organik seperti garam, protein, asam lemak. Sitosol juga berfungsi sebagai tempat terjadinya proses metabolisme seperti sintesis protein dan asam lemak.

Organel-organel Sel

Organel-organel Sel (thinglink.com)

Di dalam sitoplasma terdapat bermacam-macam organel sel. Setiap organel organel sel memiliki bentuk, kerakteriktik dan fungsinya masing-masing. Jumlah organel sel di sitoplasma lebih banyak daripada yang ada didalam nukleus. Organel sel pada tumbuhan terdiri dari ribosom, lisosom, retikulum endoplasma, mitokondria, badan golgi, kloroplas, vakuola, mikrotubulus, mikrofilamen, dan peroksisom.

Fungsi organel-organel sel secara keseluruhan adalah untuk mendukung aktivitas sel, karena jika ada satu organel yang tidak berfungsi maka sel tidak bisa bekerja dengan baik.

Ribosom (shareyouressays.com)

Ribosom merupakan organel sel tumbuhan yang terdapat protein (40%) dan asam ribonukleat RNA (60%). Terdapat 2 jenis ribosom yaitu ribosom terikat dan ribosom bebas. Ribosom terikat biasanya bergabung dengan retikulum endoplasma.

Fungsi ribosom adalah sebagai tempat terjadinya sintesis protein.

Retikulum Endoplasma (pinterest.com)

Retikulum endoplasma adalah organel sel yang berbentuk seperti labirin, dinding atau membran pada RE terlihat berliku-liku seperti labirin. Terdapat dua jenis retikulum endoplasma dalam sel tumbuhan yaitu RE kasar dan halus. Pada RE kasar permukaannya ditempeli oleh butiran-butiran ribosom. Sedangkan pada RE halus tidak ditempeli ribosom.

Fungsi retikulum endoplasma adalah sebagai jalur yang menghubungkan nukleus dan sitoplasma.

Mitokondria (wikimedia.org)

Mitokondria merupakan salah satu organel sel yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel pada mahluk hidup. Selain fungsi selular lain, seperti metabolism asam lemak, homeostasis kalsium. Transduksi sinyal selular, biosintesis primidina dan penghasil energy yang berupa adenosine trifostat pada lintasan katabolisme.

Mitokondria mempunyai 2 lapisan membran yaitu lapisan membrane luar dan lapisan membran dalam. Pada lapisan membran dalam, terdapat lipatan-lipatan yang dinamakan cristae atau krista. Didalam mitokondria terdapat sebuah “Ruangan” yang disebut matriks, dimana disana terdapat beberapa mineral yang dapat ditemukan pada “ruangan” tersebut. Sel yang memiliki banyak sekali mitokondria dapat dijumpai di jantung, hati dan juga otot.

Badan Golgi (dededwis.blogspot.com)

Sampai kita pada bagian selanjutnya yakni badan golgi. Badan golgi atau aparatus golgi adalah organel sel yang berbentuk kantung tipis berlapis-lapis. Bentuk badan golgi mirip seperti bentuk retikulum endoplasma, bedanya di badan golgi terdapat lapisan membran pada kantungnya.

Fungsi badan golgi adalah sebagai alat sekresi pada sel. Di dalamnya terjadi proses perubahan dari enzim yang tidak aktif menjadi enzim aktif, Selain itu, badan golgi juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekunder protein dan zat-zat lainnya yang berasal dari retikulum endoplasma.

 

Kloroplas (wikimedia.org)

 

Selanjutnya adalah kloroplas, kloropas atau chloroplast merupakan sebuah plastid yang disitu mengandung klorofil dan digunakan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Kloroplas adalah organel sel yang terdapat membrane yang hanya ditemukan pada satu sel tumbuhan saja.

Adapun pengertian kloroplas adalah plastid yang berwarna hijau yang mengandung pigmen yang disebut klorofil. Berbentuk lensa atau butir dan pipih yang dapat dilihat dengan mikroskop dengan cahayan perbesaran paling kuat.

Fungsi utama kloroplas sendiri adalah sebagai tempat fotosintesis. Fotosintesis adalah reaksi pembentukan ATP dan melibatkan transport hydrogen dan elektron dalam senyawa-senyawa seperti NADH dan Sitokrom.

Fotosintesis ini akan mengubah karbondioksida menjadi gula, yakni sumber energy kimia dan makanan bagi tumbuhan.

Vakuola (sullivan1990.blogspot.com)

Vakuola atau rongga sel adalah organel terbesar yang dapat dijumpai pada sel tumbuhan. Vakuola berbentuk seperti karung yang didalamnya terdapat cairan yang mengandung senyawa organik dan anorganik. Vakuola memiliki lapisan membran yang disebut sebagai tonoplas.

Fungsi vakuola adalah sebagai tempat menyimpan zat-zat makanan seperti protein dan zat gula. Di dalamnya juga tersimpan pigmen daun, buah, dan daun. Vakuola juga berfungsi untuk mengatur tekanan di dalam sel, menstabilkan  tingkat nilai PH dan mengisolasi zat sisa-sisa metabolisme sel.

Mikrotubulus (en.wikipedia.org)

Mikrotubulus merupakan organel sel berbentuk tabung panjang dan tidak bercabang. Organel sel ini mengandung molekul-molekul protein yang tersusun secara melingkar seperti pegas sehingga berbentuk seperti tabung panjang berongga. Organel  bersifat kaku sehingga bentuknya tidak berubah-ubah.

Fungsi mikrotubulus adalah sebagai media transportasi zat, menjaga tekanan di dalam sel, dan membantu replikasi kromosom.

Mikrofilamen (studyblue.com)

Mikrofilamen membantu dalam gerakan sel dan terbuat dari protein yang disebut aktin. Aktin bekerja dengan protein yang disebut myosin lain, untuk menghasilkan otot, pembelahan sel dan streaming sitoplasma. Mikrofilamen menjaga organel ditempat dalam sel. Mikrofilamen atau filament aktin adalah filamentipis adalah komponen sel yang sangat penting dari sitoskeleton dan ditemukan di sitoplasma sel eukarotik.

Polimer ini berupa filament linear fleksibel namun tetap kuat yang melayani peran dalam sitokenesis, gerakan dan perubahan bentuk sel. Mikrofilamen adalah kerangka yang kuat juga fleksibel memungkinkan untuk membantu pergerakan sel.

Fungsi mikrofilamen sendiri adalah sebagai berikut :

  1. Memberi dukungan structural untuk sel dan menghubungkan bagian dalam sel dengan lingkungan untuk menyampaikan informasi tentang lingkungan eksternal
  2. Mikrofilamen memberikan motilitas sel misalnya filopodia dan lamellipodia
  3. Selama mitosis, organel intraseluler diangkut oleh protein motor untuk sel anak sepanjang kabel aktin
  4. Dalam sel-sel otot, filament aktin selaras dan myosin protein menghasilkan kekuatan pada filament untuk mendukung kontraksi otot
  5. Padas el non-otot, filament aktif membentuk sistem jalur untuk transportasi kargo yang didukung myosin non konvensional seperti myosin V dan VI. Myosin non-konvensional menggunakan energy dari hidrolis ATP untuk mengangkut kargo (Seperti Vesikel dan organel) pada tingkat yang jauh lebih cepat daripada difusi.
Peroksisom (slideplayer.com)
Peroksisom meupakan organel sel

Peroksisom meupakan organel sel berukuran kecil yang dilapisi oleh membran tunggal. Peroksisom biasanya berinteraksi dengan retikulum endoplasma dan mengandung sejumlah enzim. Setidaknya terdapat 40 enzim yang dilapisi oleh membran lipid (lemak) ganda.

Fungsi Peroksisom sendiri adalah untuk menguraikan hidrogen peroksida melalui proses fotorespirasi. Peroksisom juga berfungsi untuk mengubah racun menjadi air dan oksigen serta mengubah asam lemak menjadi zat gula.

Inklusi Sitoplasma

Inklusi Sitoplasma (twitter.com)

Inklusi sitoplasma merupakan zat-zat berukuran kecil yang terdapat di dalam sitoplasma. Tetapi zat-zat inklusi tidak akan larut di dalam sitoplasma. Terdapat banyak zat inklusi seperti kalsium okslata dan silikon dioksida pada sel tumbuhan. Selain itu juga granul. Inkulis juga dapat berbentuk butiran-butiran lipid yang tersusun atas campuran lemak dan protein.

Fungsi zat-zat inklusi beraneka ragam tergantung jenis dan karakteristik zatnya. Sebagai contoh granula berfungsi sebagai tempat penyimpanan amilum, glikogen, dan polihidroksibutirat. Sedangkan butiran lipid berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan bagi sel tumbuhan.

Membran Sel atau Dinding  Sel

Membran Sel (turbosquid.com)

Membran sel atau dinding sel adalah lapisan terluar yang menyelubungi seluruh badan sel. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel memiliki sifat selektif permeabel. Sifat ini menunjukkan bahwa membran sel hanya bisa dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam amino, glukosa, dan gliserol.

Fungsi utama membran sel adalah melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkungan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka membran sel juga berfungsi untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

Sel Tumbuhan dan Sel Hewan (differencetalk.com)

 

Apakah anda tidak bertanya-tanya apa perbedaan antara sel hewan dan juga tumbuhan? Nah ini jawabannya.

Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki banyak persaaan dan juga sedikit perbedaan. Hal ini berhubungan dengan aktivitas yang dikerjakan oleh tumbuhan dan hewan. Sebagai contoh menghasilkan makanan melalui proses fotosintesis, karena itu terdapat organel sel bernama kloroplas. Di dalam inilah terjadi proses fotosintesis yang merubah oksigen dan air menjadi energi yang berguna bagi metabolisme tumbuhan.

Sedangkan pada sel hewan tidak terdapat kloroplas dikarenakan hewan tidak melakukan proses fotosintesis untuk  menghasilkan makanan. Agar lebih jelas, lihatlah tabel di bawah ini yang menunjukkan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan :

Demikian artikel tentang sel-sel tumbuhan beserta fungsinya. Semoga bisa bermanfaat untuk memuaskan rasa keingintahuan anda sekalian mengenal sel tumbuhan dan fungsinya ataupun dapat anda jadikan referensi bahan pembelajaran sekolah ataupun kuliah. Salam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *